PENGGUNAAN ETHYLENE VINYL ACETATE PADA KINERJA CAMPURAN BERASPAL HANGAT LASTON LAPIS ANTARA
DOI:
https://doi.org/10.26740/rekats.v14n02.p35-47Kata Kunci:
Warm Mix Asphalt, Ethylene Vinyl Acetate, Laston AC-BC, Uji MarshallAbstrak
Perkerasan jalan berperan vital dalam kelancaran transportasi dan pertumbuhan ekonomi. Namun, banyak jalan di Indonesia mengalami kerusakan dini akibat kualitas campuran perkerasan yang kurang optimal. Salah satu solusi inovatif yang dikembangkan adalah penggunaan teknologi Warm Mix Asphalt (WMA) yang memungkinkan pencampuran aspal pada suhu lebih rendah, sehingga efektif ramah lingkungan. Peneliti bermaksud mengevaluasi pengaruh ditambahkannya polimer Ethylene Vinyl Acetate (EVA) kepada kinerja campuran beraspal hangat pada lapisan antara (Laston AC-BC), khususnya dalam parameter uji Marshall. Variasi kadar EVA yang digunakan adalah 0%, 1,5%, 2,5%, 3,5%, dan 4,5%, dengan kadar aspal tetap 5,1% dan kadar filler abu batu dengan nilai 2%. Campuran diproduksi pada suhu 110 °C. Evaluasi kinerja dilakukan berdasarkan parameter Marshall: stabilitas, flow, density, VIM, VMA, VFA, hingga Marshall Quotient. Hasil ini menunjukan jika EVA memengaruhi kinerja campuran, dengan lonjakan angka stabilitas serta Marshall Quotient pada kadar tertentu. Kadar 1,5% memberikan hasil yang optimal dan memenuhi spesifikasi teknis Bina Marga 2018, baik dari segi stabilitas maupun lainnya. Penambahan EVA juga meningkatkan fleksibilitas dan daya tahan campuran terhadap deformasi dan kelelahan. Namun, kadar EVA yang terlalu tinggi justru menurunkan stabilitas akibat peningkatan flow yang berlebihan. Kesimpulannya, penggunaan EVA pada campuran beraspal hangat Laston AC-BC terbukti dapat meningkatkan kinerja mekanis campuran aspal, dengan kadar optimum berada pada 1,5%. Dalam hal ini menyumbangkan adil alih yang memiliki fungsi tinggi bagi pertumbuhan teknologi perkerasan jalan yang efektif dan tahan lama.
Unduhan
Referensi
Abdullah, M. E., Zamhari, K. A., Buhari, R., Bakar, S. K. A., Kamaruddin, N. H. M., Nayan, N., Hainin, M. R., Hassan, N. A., Hassan, S. A., & Yusoff, N. I. M. (2014). Warm mix asphalt technology: A review. Jurnal Teknologi, 71(3), 39–52.
Ardian, M., Setyawan, A., & Sarwono, D. (2016). Pengaruh Bitumen Modifikasi Polimer Ethylene Vinyl Acetate (Eva) Pada Asphalt Concrete Terhadap Karakteristik Marshall. MATRIKS TEKNIK SIPIL, 544–552.
Asmawi, B. (2020). Durabilitas Campuran AC-BC Terhadap Perubahan Suhu. Jurnal Desiminasi Teknologi, 8 (1), 76–89.
Badan Pusat Statistik. (2021). Statistik Transportasi Darat. Bps Ri.
Bakri, M. D. (2020). Analisis Tebal Perkerasan Lentur Menggunakan Metode AASHTO 1993. Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil, 4(1), 30–44.
Direktorat Jenderal Bina Marga. (2018). Spesifikasi Umum 2018.
Ervianto, W. I. (2016). Kajian Awal Penyusunan Instrumen Penilai Jalan Hijau Di Indonesia. Konferensi Nasional Teknik Sipil 10.
Handayani, F. (2019). Manfaat Limbah Abu Batu Sebagai Tambahan Material Bahan Bangunan. Seminar Nasional Tahunan VI, 59–68.
Handayasari, I., Sepriyanna, I., & Kusumastuti, D. P. (2020). Pengaruh Penggunaan Bahan Limbah Polimer Sebagai Campuran Aspal Modifikasi Terhadap Kinerja Marshall. Jurnal Forum Mekanika, 9 (1), 27.
Jain, S., & Singh, B. (2021b). Cold mix asphalt: An overview. Dalam Journal of Cleaner Production (Vol. 280). Elsevier Ltd.
Lubis, A. K., Kumalasari, D., & Nurdin, A. (2022). Pengaruh Variasi Jumlah Lintasan Pemadatan Terhadap Kepadatan Perkerasan Asphalt Concrete Binder Course. Jurnal Talenta Sipil, 5(1), 85–92.
Maharani, A., Budi Wasono, S., & Jl Arief Rachman Hakim, N. (2018). Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil Perbandingan Perkerasan Kaku Dan Perkerasan Lentur (Studi Kasus Ruas Jalan Raya Pantai Prigi-Popoh Kab. Tulungagung). Jurnal Perencanan dan Rekayasa Sipil, 1 (2), 89–94.
Maizuar, Jalalul Akbar, S., & Wirda, A. (2023). Karakteristik Marshall Campuran Ac-Bc Menggunakan Ethylene Vinyl Acetate Sebagai Asphalt Modifier. Jurnal Teknologi Terapan & Sains 4.0, 4(1), 892–902.
Mardiansah, Haris, V. T., & Lubis, F. (2018). Analisis Kehilangan Kadar Aspal Buton untuk Campuran Beraspal Laston Lapis Antara (AC-BC). Jurnal Teknik, 12, 97–104.
Milad, A., Babalghaith, A. M., Al-Sabaeei, A. M., Dulaimi, A., Ali, A., Reddy, S. S., Bilema, M., & Yusoff, N. I. M. (2022). A Comparative Review of Hot and Warm Mix Asphalt Technologies from Environmental and Economic Perspectives: Towards a Sustainable Asphalt Pavement. Dalam International Journal of Environmental Research and Public Health (Vol. 19, Nomor 22, hlm. 1–23). MDPI.
Nurani, P. (2015). Pengaruh Penggunaan Zeolit Alam Terhadap Karakteristik Campuran Warm Mixed Asphalt. The 18th FSTPT International Symposium, 1–10.
Nur, K. N., Mahyuddin, Bachtiar, E., Tumpu, M., Mukrim, M. I., Irianto, Kadir, Y., Arifin, T. S. P., Ahmad, S. N., Masdiana, Halim, H., & Syukuriah. (2021). Perancangan Perkerasan Jalan (A. Karim & J. Simarmata, Ed.). Yayasan Kita Menulis.
Pattipeilohy, J., Sapulette, W., & Lewaherilla. (2019). Perencanaan Tebal Perkerasan Lentur pada Ruas jalan Desa Waisarisa-Kalibobu. Jurnal Manumata, 5(2), 56–64.
Purnama, R. A. (2020). Kinerja Campuran Beraspal Dengan Menggunakan Aspal Starbit E-55 dan Aspal PG 76 FR Berdasarkan Gradasi Asphalt Concrete (AC) Bandar Udara. FTSP Series.
Rachardi, & Kurniawan, R. (2018). Analisis Tebal Perkerasan Jalan Rigid di Kecamatan Sinar Peninjauan. Jurnal Deformasi, 3(2), 74–83.
Refi, A. (2015). Efek Pemakaian Pasir Laut Sebagai Agregat Halus Pada Campuran Aspal Panas (Ac-Bc) Dengan Pengujian Marshall. Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang, 2 (1), 5–12.
Salim, M., & Gunawan, H. (2021). Variasi Persentase Abu Batu Terhadap Karakteristik Marshall Dalam Campuran HRS Base. Jurnal Gradasi Teknik Sipil, 5, 96–102.
Salim, Supardi, S., Alifuddin, A., Ananda Alawiah, A., & Syakir, M. (2023). Pengaruh Bahan Tambah Polimer Ethylene Vinyl Asetate (EVA) pada Campuran Aspal Beton AC-WC Terhadap Pengujian Indirect Tensile Strength (ITS) dan Durabilitas. Jurnal Teknik Sipil Macca, 8(2), 109–119.
Setiowati, R., & Putra, M. F. (2023). Struktur Biaya Produksi Aspal Buton Untuk Kebutuhan Infrastruktur Sebagai Substitusi Impor. Jurnal Teknologi dan Manajemen, 21(1), 35–42.
Siregar, Z., Asfiati, S., & Gultom, M. H. (2023). Asphalt 60/70 Penetration Analysis of AC/BC Mixture With the Addition of Ethylene Vinyl Acetate (EVA) As Asphalt Raw Material. 12(2), 558–570.
Sistra, M. D., Aljnude, B. M., & Setyawan, A. (2015a). Perencanaan dan Pengujian Aspal Penetrasi 60/70 yang Dimodifikasi dengan Ethylene Vinyl Acetate (EVA). Seminar Nasional Teknik Sipil V, 145–150.
Suherman. (2014). Pengaruh Polimer EVA (Ethylene Vinyl Acetate) Terhadap Kinerja Campuran Lapis Antara (AC-BC). Jurnal Teknik Industri, 1–8.
Sukirman, S. (2010). Perencanaan Tebal Struktur Perkerasan Lentur. NOVA.
Sukirman, S. (2016). Beton Aspal Campuran Panas. Institut Teknologi Nasional.
Suparma, L. B., Yosevina, & Laos, D. S. (2015). Pengaruh Penggunaan Aspal Modifikasi EVA pada Perancangan Campuran Beton Aspal. The 18th FSTPT International Symposium.
Wilis, A. R., & Risdianto, Y. (2018). Pengaruh Penambahan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) dan Lawele Granular Asphalt (LGA) Sebagai Bahan Substitusi Agregat Pada Campuran Beton Aspal Wearing Course (AC-WC) Dengan Fly Ash Sebagai Filler. Rekayasa Teknik Sipil, 2(2).
Wirahadikusumah, R. D., & Sahana, H. P. (2012). Estimasi Konsumsi Energi dan Emisi Gas Rumah Kaca pada Pekerjaan Pengaspalan Jalan. Jurnal Teoretis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil, 19(1), 25–36.
Abstract views: 7
,
PDF Downloads: 0