ANALISIS PERBANDINGAN SRPMK DAN SISTEM GANDA PADA TOWER D THE TRANS ICON SURABAYA

Penulis

  • Dian Nurfitri Apriliana Universitas Negeri Surabaya
  • Mochamad Firmansyah Sofiyanto Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/rekats.v14n02.p63-73

Kata Kunci:

Geser Dasar Seismik, Simpangan Antar Tingkat, Sistem Ganda, SRPMK

Abstrak

Pada penelitian ini analisis dilakukan terhadap bangunan Gedung Tower D The Trans Icon Surabaya dengan menggunakan dua model struktur yang berbeda yaitu SRPMK dan Sistem Ganda. Gedung ini terdiri dari 21 lantai yang berfungsi sebagai perkantoran dan memiliki kelas situs tanah lunak. Tujuan dari analisis ini adalah untuk membandingkan nilai geser dasar seismik dan simpangan antar tingkat pada model struktur SRPMK dan Sistem Ganda. Dari hasil analisis diperoleh nilai geser dasar seismik pada model struktur SRPMK yaitu sebesar 9594,061 kN untuk arah X dan 9594,063 kN untuk arah Y, sedangkan pada model struktur Sistem Ganda yaitu sebesar 16425,224 kN untuk arah X dan 16425,335 kN untuk arah Y. Nilai simpangan antar tingkat maksimum pada model struktur SRPMK yaitu sebesar 70,813 mm untuk arah X dan 64,168 mm untuk arah Y, sedangkan pada model struktur Sistem Ganda yaitu sebesar 74,662 mm untuk arah X dan 45,584 mm untuk arah Y. Dengan demikian dapat diketahui bahwa model struktur Sistem Ganda memiliki nilai geser dasar seismik yang lebih besar dari model struktur SRPMK dan nilai simpangan antar tingkat yang lebih kecil dari model struktur SRPMK, sehingga dapat disimpulkan bahwa model struktur Sistem Ganda memiliki struktur yang lebih kaku daripada model struktur SRPMK.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Agus, and Siti Maimunnah. 2021. “Respon Gempa Gedung Beton Bertulang 20 Tingkat Dengan Variasi Tata Letak Dinding Geser.” Jurnal Teknik Sipil ITP 8(2). doi:10.21063/JTS.2021.V802.03.

Albertini, Iqbal Ramadhani, Dewi Sulistyorini, and Dimas Langga Chandra Galuh. 2021. “ANALISIS STRUKTUR GEDUNG KAMPUS 8 LANTAI DI YOGYAKARTA MENGGUNAKAN SNI 1726:2019 DAN 1727:2020.” (2010): 1–12.

Budiono, Bambang, and Eko Budi Wicaksono. 2016. “Perilaku Struktur Bangunan Dengan Ketidakberaturan Vertikal Tingkat Lunak Berlebihan Dan Massa Terhadap Beban Gempa.” Jurnal Teknik Sipil 23(2).

Hendra, Lio Varan Zulkarnaen, Indah Rosanti, and Rona Ariyansyah. 2021. “ANALISIS STRUKTUR GEDUNG TAHAN GEMPA DENGAN METODE SISTEM GANDA ( DUAL SYSTEM ).” Construction and Metrial Journal 3(3).

Inayah, Jauharotul, Aris Fanani, and Wika Diani Utami. 2024. “Klasterisasi Data Kejadian Gempa Bumi Di Indonesia Menggunakan Metode K-Medoids.” Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi 12(2). doi:10.26418/justin.v12i2.73594.

Junita, Bella. 2018. “RESPON STRUKTUR BANGUNAN TINGGI DENGAN VARIASI PENEMPATAN OUTRIGGER TERHADAP BEBAN LATERAL ( STUDI KASUS : BANGUNAN TOWER A ST . MORITZ PANAKUKANG ).” UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA.

Kallakus, Passa Azam, and Yogie Risdianto. 2022. “PERBANDINGAN PERANCANGAN GEDUNG TAHAN GEMPA DENGAN MENGGUNAKAN SNI 1726 TAHUN 2002, 2012, DAN 2019.” Rekayasa Teknik Sipil.

Khairudin, Muhamad Amin, and Muhamad Ryanto. 2023. “Analisis Struktur Gedung Berlantai Dengan Shear Wall Tube Type Terhadap Beban Gempa.” Sistem Infrastruktur Teknik Sipil (SIMTEKS) 3(2): 260. doi:10.32897/simteks.v3i2.1070.

Prasetio, Arji, M Makmun Effendi, and M Najamuddin Dwi M. 2023. “Analisis Gempa Bumi Di Indonesia Dengan Metode Clustering.” 4(2): 338–43.

Prihantony, Des Indri, Afrizal, Rika Ampuh Hadiguna, and Taufika Ophiyandri. 2020. “PENERAPAN STANDAR BANGUNAN TAHAN GEMPA DALAM DETAILED ENGINEERING DESIGN DI SUMATERA BARAT.” JURNAL REKAYASA SIPIL (JRS-UNAND) 16(3).

Taranath, Bungale S. 2010. Reinforced Concrete Design of Tall Buildings. United States of America: Taylor and Francis Group, LLC.

Wijaya, Willy Andri, and Yogie Risdianto. 2020. “Perbandingan Respon Struktur Gedung Puncak CBD Surabaya Dengan Shear Wall Semi Rigid Dan Full Rigid.” Rekayasa Teknik Sipil.

Diterbitkan

2026-04-01

Terbitan

Bagian

Articles
Abstract views: 5 , PDF Downloads: 0