PERBANDINGAN LASTON LAPIS AUS DENGAN CAMPURAN BERASPAL PANAS DAN HANGAT MENGGUNAKAN RECLAIMED ASPHALT PAVEMENT SERTA BAHAN TAMBAH ETHYLENE VINYL ACETATE

Penulis

  • Hafizh Diannova Ramadhani Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/rekats.v14n02.p74-83

Kata Kunci:

Kata kunci: Hot Mix Asphalt,Warm Mix Asphalt, Ethylene Vinyl Acetate,Reclaimed Asphalt Pavement, Hot mix Asphalt, Warm Mix Asphalt, Ethylene Vinyl Acetate, Reclaimed Asphalt Pavement

Abstrak

ABSTRAK

Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) adalah teknologi aspal hasil pemrosesan ulang yang dapat dimanfaatkan sebagai substitusi agregat pada campuran aspal. Modifikasi terhadap bitumen dengan penambahan Ethylene Vinyl Acetate (EVA) merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan kualitas perkerasan jalan agar lebih awet dan mampu bekerja secara optimal dalam berbagai kondisi. Tujuan dari penelitian ini mengetahui kinerja suhu terhadap Jenis campuran aspal yang melibatkan proses pemanasan tinggi (Hot Mix Asphalt) dan maupun metode pemanasan moderat (Warm Mix Asphalt) serta perbandingan kinerja laston lapis aus dengan Kombinasi aspal panas dan hangat yang diformulasikan dengan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) serta ditambahkan modifier Ethylene Vinyl Acetate (EVA). Pendekatan kuantitatif menjadi landasan utama dalam penelitian ini, dengan metode yang diterapkan yaitu ekperimental di laboratorium.Hasil penelitian menunjukan bahwa Pengaruh suhu yang digunakan pada pembuatan benda uji mempengaruhi proses pengerjaan pembuatan benda uji serta kekuatan benda uji.Pengaruh yang dihasilkan oleh peningkatan suhu produksi adalah mampu mempermudah pencampuran bitumen dengan agregat dikarenakan bitumen lebih mudah menyatu dengan agregat yang berpengaruh terhadap kekuatan dari benda uji. Uji Marshall difokuskan pada dua indikator penting, yaitu tingkat stabilitas dan besarnya aliran (flow) pada campuran Warm RAP 855 Kg dan Hot RAP 898 Kg serta Warm EVA 852 Kg dan Hot EVA 910 Kg.Nilai Flow yang didapat dari hasil uji menunjukkan nilai Warm RAP 2.4 Hot RAP 3.3 Warm EVA 3.0 Hot EVA 3.4.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Adnany, I., & Risidianto, Y. (2019). Pengunaan Asbuton Lawele Granular Asphlat (LGA) dan Buton Granular Asphalt (BGA) pada campuran aspal Porus. Rekayasa Teknik Sipil, 7(3), 1–8.

Al Qurny, A. U., Hagni Puspito, I., & Tinumbia, N. (2022). Pengaruh Penambahan Bahan Pengisi (Filler) Fly Ash Terhadap Campuran Aspal Beton Lapis Aus (Asphalt Concrete Wearing Course/Ac-Wc). Jurnal ARTESIS, 2(1), 87–97. https://doi.org/10.35814/artesis.v2i1.3766

Anggraini, M. (2017). Perbandingan Gradasi Agregat Gabungan Campuran AC-WC Sebelum dan Setelah Penghamparan Dengan Job Mix Formula.

Anggraini, M. (2018). Pengaruh porositas agregat terhadap rongga dalam campuran beraspal panas. Program Studi Teknik Sipil, 4(1), 14–22.

Barraj, F., Bilani, M., Hatoum, A., Assaad, J., & Goulias, D. (2024). Aging behavior and long-term performance: a comparative study of hot mix versus chemical warm mix asphalt. Innovative Infrastructure Solutions, 9(2). https://doi.org/10.1007/s41062-023-01359-4

Bethary, R. T., Doktor, P., Subagio, B. S., Doktor, P., Rahman, H., & Doktor, P. (2018). RECLAIMED ASPHALT PAVEMENT. Jurnal Transportasi, 18(2), 117–126.

Direktorat Jenderal Bina Marga. (2019). Perancangan dan Pelaksanaan Campuran Beraspal Panas Bergradasi Menerus (Laston) Menggunakan Slag. Divisi 6 Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat.

Direktorat Jendral Bina Marga. (2018). Spesifikasi Umum 2018. Divisi 6 Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat.

Kurniawan, R., Setyawan, A., & Djumari. (2016). Pengaruh Bitumen Modifikasi Ethylene Vinly Acetate ( EVA ) pada Asphalt Concrete dan Thin Surfacing Hot Mix Asphalt Terhadap Pengujian Unconfined Compressive Streght (UCS) dan Indirect Tensile Streght (ITS). Universitas Sebelas Maret, 585–590.

Lesmana, A., Abrar, A., & Abdillah, N. (2024). Kinerja Marshall Immersion pada Campuran Asphalt Concrete Binder Course (Ac-Bc) dengan Penambahan Limbah Buttom Ash Sebagai Subtitusi Agregat Halus. SLUMP TeS: Jurnal Teknik Sipil, 3(1), 82–89.

Maharani, A., & Wasono, S. B. (2018). Perbandingan Perkerasan Kaku Dan Perkerasan Lentur” (Studi Kasus Ruas Jalan Raya Pantai Prigi – Popoh Kab. Tulungagung). Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan Dan Rekayasa Sipil, 1(2), 89–94. https://doi.org/10.25139/jprs.v1i2.1202

Maizuar. (2023). Jurnal Teknologi Terapan & Sains 4.0. Jurnal Teknologi Terapan Dan Sains, 4(1).

Nugraha, F. A. (2019). Karakteristik Marshall Pada Campuran Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) Dengan Menggunakan Filler Limbah Beton ( Marshall Characteristics Of Asphalt Concrete Wearing Course (Ac-Wc) Mixes Using Wasted Concrete As Filler). Tugas Akhir, 146. https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/14287/TA FAUZI ARDIAWAN NUGRAHA 12511366.pdf

Diterbitkan

2026-04-01

Terbitan

Bagian

Articles
Abstract views: 7 , PDF Downloads: 0