PENGARUH KOMPOSISI SERBUK CANGKANG KERANG PADA BETON GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH (DENGAN AKTIVATOR NaOH 10 M)
DOI:
https://doi.org/10.26740/rekats.v14n02.p...Kata Kunci:
beton Geopolimer, Fly Ash, Serbuk cangkang kerangAbstrak
Beton geopolimer merupakan inovasi beton ramah lingkungan yang memanfaatkan fly ash sebagai bahan pengikat, mengantikan semen portland. Cangkang kerang yang kaya CaCO3 berpotensi meningkatkan kekuatan dan durabilitas beton. Peneitian ini bertujuan menganalisis pengaruh subsitusi serbuk cangkang kerang (0%, 15%, 30%) terhadap kuat tekan, tarik belahm lentur, dan porositas beton geopolimer berbasis fly ash dengan larutan NaOH 10 M. Metode yang digunakan adalah eksperimrn dengan benda uji silinder (10 x 20 cm) dan balok (53 x 15 x 15 cm) yang diuji pada umjur 7 dan 28 hari. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa subsitusi 15% serbuk cangkang kerang menghasilkan kuat tekan (63,81 Mpa) dan kuat tarik belah (5,10 MPa) teringgi serta porositas terendah (0,039%). Namun, kuat lentur tertinggi (10,01 Mpa) diperoleh pada variasi 30%. Subsitusi 15% serbuk cangkang kerang dapat dianggap sebagai kompoisisi paling optimal untuk meningkatkan kinerja beton geopolimer, kecuali pada kuat lentur yang meningkat pada variasi 30%.
Unduhan
Referensi
IEA. (2019). Technology Roadmap - Low-Carbon Transition in the
Cement Industry. www.wbcsdcement.org.
Bawono, D., & Muin, R. B. (2024). Efek Molaritas Aktivator
(NaOH) pada Beton Geopolymer dengan Bahan Pengikat
Limbah Fly Ash PLTU Lontar. Cantilever: Jurnal Penelitian
Dan Kajian Bidang Teknik Sipil, 12(2), 111–120.
https://doi.org/10.35139/cantilever.v12i2.253
Gemilang, T., Nilotama, S. K. L., & Joedawinata, A. (2024).
Upcycle Pengembangan Limbah Kantong Semen Menjadi
Produk Fashion Tas Dengan Menggunakan Teknik
Pewarnaan Suminagashi. Jurnal Seni Dan Reka Rancang:
Jurnal Ilmiah Magister Desain, 7(3), 389–404.
https://doi.org/10.25105/jsrr.v7i3.21020
Setiawati, M., Sri Martini, R. A., Nurulita, R., Jendral Yani, J. A., &
Palembang Sumatera Selatan, U. (2022). Variasi Molaritas
NaOH dan Alkali Aktivator Beton Geopolimer (Vol. 7, Issue 1).
Syukur, M., & Kusumastuti, E. (2015). Sintesis dan Karakteristik
Foamy Geopolymer Berbahan Dasar Aabu Layang
Batubara. Indonesia Journal Chemical Science, 4(3).
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ijcs
Anggarini, E., & Hardiani, D. P. (2023). Pengaruh Penambahan
Abu Terbang (Fly Ash) Sebagai Subsitusi Semen Terhadap
Kuat Tekan Beton Mutu Normal 30 MPa. Jurnal Kacapuri :
Jurnal Keilmuan Teknik Sipil, 5(2), 470.
https://doi.org/10.31602/jk.v5i2.9094
Putra, E. P., Herbudiman, B., & Irawan, R. R. (2016). Efek Kadar
Polycarboxylate Ether (PCE) terhadap Sifat Mekanik.
Purnamasari, D. A., Nafisyah, A. L., & Sari, L. A. (2024).
Innovative Utilization of Blood Cockle Shell Waste
(Anadara granosa) as a Growth Medium for Nitzschia sp.
Journal of Marine and Coastal Science, 13(3), 136–143.
https://doi.org/10.20473/jmcs.v13i3.60239
Rahmadi, S., Abdi, F. N., & Haryanto, B. (2017). Pengaruh
Penambahan Serbuk Cangkang Kerang Terhadap Kuat Tekan
Beton Dengan Menggunakan Agregat Kasar Palu dan Agregat
Halus Pasir Mahakam. 17, 634.
Ilyas, Y. A., Yanti, G., & Putri, L. D. (2022). Studi Beton
Geopolimer Dengan Bahan Dasar Fly Ash Terhadap Kuat
Tekan Beton. Jurnal Rekayasa Konstruksi Mekanika Sipil
(JRKMS), 5(2), 83–92.
Abstract views: 21
