Perencanaan Ulang Struktur Gedung Rumah Sakit Hermina Mekarsari Menggunakan Dual System (Sistem Ganda)

Pada Wilayah Resiko Gempa Tinggi

Penulis

  • Fadjar Galung Ramadhan S Penulis
  • Muhammad Imaduddin Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/rekats.v14n02.p0

Kata Kunci:

Sistem Ganda, Dinding Geser, Struktur Tahan Gempa, ETABS

Abstrak

Indonesia merupakan negara yang terletak di wilayah bahaya gempa yang tinggi, sehingga perencanaan struktur bangunan tahan gempa menjadi aspek yang sangat penting, khususnya bagi fasilitas publik yang bersifat esensial seperti rumah sakit. Rumah Sakit Hermina Mekarsari sebelumnya dirancang pada daerah yang memiliki risiko gempa sedang dan hanya menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK). Penelitian ini men yajikan perencanaan ulang struktur bangunan tersebut untuk diaplikasikan pada wilayah dengan risiko gempa tinggi melalui penerapan sistem ganda yang merupakan kombinasi antara SRPMK dan dinding geser (shear wall) guna meningkatkan kekakuan serta kemampuan struktur dalam memikul gaya lateral. Analisis struktur dikerjakan menggunakan program bantu ETABS yang berdasar pada SNI 1726:2019, SNI 2847:2019, dan SNI 1727:2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa sistem rangka mampu memikul gaya gempa sebesar 25,08% pada arah X dan 26,19% pada arah Y, sedangkan dinding geser memikul gaya sebesar 74,92% pada arah X dan 73,81% pada arah Y. Nilai tersebut telah memenuhi ketentuan minimum pemikul gaya gempa oleh rangka sebesar 25% sesuai SNI 1726:2019. Selain itu, simpangan antar lantai, partisipasi massa, serta kontrol gaya geser dasar juga dinyatakan memenuhi batas yang dipersyaratkan dalam standar.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Agus, A. & Cahya, O. F. 2022. Analisa Perbandingan Desain Struktur Gedung Beton Bertulang Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dan Sistem Ganda (Dual System) di Kota Padang. Padang: Ensiklopedia of Jurnal Vol. 4 No.4 Edisi 1 Juli 2022.

Badan Standarisasi Nasional Indonesia. (2019). SNI 1726:2019 Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung. Jakarta: Standar Nasional Indonesia.

Badan Standarisasi Nasional Indonesia. (2019). SNI 2847:2019 Persyaratan Beton Struktural untuk Bangunan Gedung dan Penjelasan. Jakarta: Standar Nasional Indonesia.

Badan Standarisasi Nasional Indonesia. (2020). SNI 1727:2020 Beban Desai Minimum dan Kriteria Terkait untuk Bangunan Gedung dan Struktur Lain. Jakarta: Standar Nasional Indonesia.

Nawy, E. G. 2005. Reinforced Concrete: A Fundamental Approach. New Jersey, USA: Pearson Education, Inc.

Ramadhani, F. S., Saputra, J., & Rosyidah, A. 2022. Efek Torsi Bangunan Terhadap Respon Struktur Pada Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus dan Sistem Ganda. Depok: Dinamika Rekayasa Vol. 18 No. 1 (2022) Hal. 1-11.

Robiana, R., Afif, H., Cipta, A., Omang, A., & Solikhin, A. 2021. Simplifikasi Pembagian Kelas Batuan Berdasarkan Nilai Periode Dominan : Studi Kasus Kota Semarang. Bandung: Bulletin Vulkanologi Dan Bencana Geologi, 15(1), 11–20.

Schueller, W. 1991. Struktur Bangunan Bertingkat Tinggi. Bandung: Refika Aditama.

Subagja, A. D. 2023. Perancangan Ulang Struktur Gedung RSUD Dr. R. Soedjono Selong Menjadi 10 Lantai dengan Menggunakan Sistem Ganda. Mataram: https://eprints.unram.ac.id/

Yudha Lesmana. 2020. Handbook Analisa dan Desain Shear Wall Beton Bertulang Dual System Berdasarkan SNI 2847-2019 & 1726-2019. Makassar: PT. Nas Media Indonesia.

Diterbitkan

2026-04-01

Terbitan

Bagian

Articles
Abstract views: 6