MODIFIKASI STRUKTUR GEDUNG MENGGUNAKAN SISTEM GANDA PADA GEDUNG ASIAN BEARINDO JAYA KOTA SURABAYA DIRENCANAKAN DI GEMPA TINGGI
DOI:
https://doi.org/10.26740/rekats.v14n2.p320-332Kata Kunci:
beton, dinding geser, gedung, gempa, sistem gandaAbstrak
Gedung bertingkat sangat populer dalam dunia kontruksi saat ini seiring dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan di Indonesia. Perencanaan struktur merupakan unsur yang sangat diperhatikan dalam pembangunan gedung bertingkat sehingga menghasilkan gedung yang aman, kuat, dan ekonomis. Salah satu perusahaan yang membangun gedung bertingkat di Kota Surabaya adalah PT. Asian Bearindo Jaya, yang memfungsikan gedungnya sebagai perkantoran untuk pengelolaan produksi bearing. Gedung ini memiliki struktur atas beton bertulang setinggi 5 lantai dengan tinggi total 24,7 meter yang semula menggunakan sistem open frame menjadi sistem rangka pemikul momen (SRPM) dengan sistem ganda (dinding geser).
Dari proses analisis menggunakan aplikasi struktur ETABS didapatkan hasil berupa lantai pelat beton bertulang dengan ketebalan 120 mm, profil kolom utama beton bertulang dengan dimensi K1 900x900 mm K2 700x700 mm dan K3 500x500 mm, balok utama beton bertulangan dengan dimensi B1 400x700 mm B2 300x600 mm B3 300x500 mm, dinding geser dengan dimensi ketebalan 300 mm. Sehingga kesimpulan pada perencanaan ini adalah sistem struktur rangka beton aman untuk memikul seluruh beban yang terjadi khusus nya pada beban lateral akibat gempa skala tinggi.
Unduhan
Referensi
Badan Standarisasi Nasional. 2019. Tata cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung (SNI-2847-2019).
Badan Standarisasi Nasional. 2020. Tata Cara Perhitungan Pembebanan untuk Bangunan Rumah dan Gedung (SNI-1727-2020).
Badan Standarisasi Nasional. 2019. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa untuk Struktur Bangunan Gedung dan Non Gedung (SNI-1726- 2019).
I Ketut Sudarsana, I Nyoman Sutarja, dan Mulya Dewi (2019). Kinerja Struktur Gedung Sistem Ganda (Dual System) Dengan Berbagai Konfigurasi Dan Posisi Dinding Geser.
Imran, I., & Hendrik, F. (2019). Perencanaan Lanjut Struktur Beton Bertulang (E. Warsidi (ed.); Cetakan II). ITB Press.
Manalip, H., Kumaat, E. J. dan Runtu, F.I. 2015. Penempatan Dinding Geser Pada bangunan Beton Bertulang Dengan Analisa Pushover, Jurnal Sipil Statik 5(1).
John Wiley & Sons.Mark Fintel. 1984. Hand Book of Concrete Engineering. Penerbit Van Nostrand Reinhold Company
Mosley, W. H., & Bungey, J. H. (1987). Reinforced Concrete Design (Third Edit). Macmillan Edition LTD.
C.V.R Murty. 2011. “Shear Wall Design Manual”. ACI 318-18, California USA.
Nasution,A. (2009). “Analisis dan Desain Struktur Beton Bertulang”. ITB. Bandung
Satyarno, I,, 2009, Chapter: Some Practical Aspects in the Post Yogyakarta Earthquake Reconstruction of Brick Masonry Houses, The Yogyakarta Earthquake of May 27, 2006, Edited by Karnawati D., Pramumijoyo, S., Anderson, R., Husein, S., Star Publishing Company, INC, Belmont, CA
SNI-1726-2019-Persyaratan-Beton-Struktural-Untuk-Bangunan-Gedung, n.d.; SNI-2847-2019-Persyaratan-Beton-Struktural-Untuk-Bangunan-Gedung-1-2, n.d.)
Soedarsono, 2002 http//digilib, its.ae.id/public//ITS-undergraduate 17104-paper-572050-pdf
Wang, C. K., & Salmon, C. G. (1985). Reinforced Concrete Design (B. Hariandja (ed.); Ke-4). Erlangga.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rekayasa Teknik Sipil

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0
