EVALUASI DAKTILITAS DAN KEKAKUAN BALOK GESER MENGGUNAKAN BETON INSTAN f_c^' = 25 MPa (TARGET 14 HARI) DAN BETON INSTAN f_c^' = 25 MPa (TARGET 28 HARI)
DOI:
https://doi.org/10.26740/rekats.v14n2.p372-383Kata Kunci:
Beton Instan, Daktilitas, Kekakuan, Kuat Geser, StrukturAbstrak
ABSTRAK
Keterbatasan penelitian mengenai performa beton instan pada balok geser, terutama pada usia 14 hari, menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut. Penelitian ini mengevaluasi daktilitas dan kekakuan balok geser beton bertulang menggunakan beton instan dengan target kuat tekan 25 MPa pada umur 14 hari dan 28 hari. Tujuan utama penelitian adalah menganalisis kapasitas struktur, daktilitas, kekakuan, serta pola retak yang terjadi. Sebanyak empat benda uji berukuran 120×200×2120 mm dirancang tanpa tulangan geser untuk memicu kegagalan geser, diuji secara monotonik dengan beban simetris. Hasil pengujian material menunjukkan kuat tekan rata-rata aktual melampaui target rencana, yaitu 32,69 MPa (14 hari) dan 35,50 MPa (28 hari). Secara struktural, balok umur 28 hari menunjukkan kekakuan eksperimental yang lebih tinggi dibandingkan umur 14 hari. Seluruh benda uji menunjukkan nilai daktilitas rendah sesuai klasifikasi FEMA 356, mengindikasikan perilaku getas akibat tidak adanya tulangan geser. Analisis kekakuan menunjukkan bahwa balok umur 28 hari memiliki kekakuan lebih tinggi dibanding umur 14 hari, sejalan dengan peningkatan kuat tekan beton. Pola keruntuhan didominasi oleh retak geser diagonal yang signifikan dari tumpuan ke titik beban. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun beton instan memiliki keunggulan percepatan mutu, penggunaan tulangan geser tetap harus diperlukan untuk meningkatkan daktilitas dan mencegah kegagalan getas pada elemen struktur.
Unduhan
Referensi
Adhikary, S. D., Li, B., & Fujikake, K. (2014). “Effects Of High Loading Rate On Reinforced Concrete Beams.” ACI Structural Journal, 111(3), 651–660. Farmington Hills, MI: American Concrete Institute. https://doi.org/10.14359/51686579
Arman, A., & Ramayanti, C. (2018). “Studi Eksperimental Metoda Pembuatan Beton Instan f'c = 25 Mpa Dengan Penambahan Zat Aditif Fosroc SP 337 & Fosroc Conplast R.” MENARA Ilmu, 12(1), 79. Padang: LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
Arshana, I. M. A., & Sabariman, B. (2025). “Studi Eksperimental Penggunaan Beton Instan Terhadap Daktilitas Balok Geser Usia 21 Hari Dan 28 Hari.” Jurnal Inter Tech, 3(2), 125–136. Surabaya: Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Surabaya.
Asyari, M. (2023). “Perilaku Lentur Dan Geser Balok Beton Normal Bertulang Dengan Abu Terbang (Fly Ash).” Tesis. Mataram: Universitas Mataram.
Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 1726:2019: Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung Dan Non Gedung. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Badan Standardisasi Nasional. (2019). SNI 2847:2019: Persyaratan Beton Struktural Untuk Bangunan Gedung. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Embunsari, M. I., Saifullah, H. A., & Basuki, A. (2021). “Kajian Analitik Kinerja Geser Balok Beton Bertulang Menggunakan Response-2000.” Matriks Teknik Sipil, 9(4), 259. Surakarta: Universitas Sebelas Maret. https://doi.org/10.20961/mateksi.v9i4.55124
Federal Emergency Management Agency. (2000). Prestandard And Commentary For The Seismic Rehabilitation Of Buildings (FEMA 356). Washington, D.C.: Federal Emergency Management Agency.
Ghozi, M., Budiati, A., Sabariman, B., & Widodo, S. (2025). “Stress-Strain Relationships Of Spirally Confined Instant Concrete Under Axial Compression.” Engineering and Applied Science Research, 52(2), 198–206. Khon Kaen, Thailand: Khon Kaen University. https://doi.org/10.14456/easr.2025.17
Ginting, A. (2011). “Perbandingan Peningkatan Kuat Tekan Dengan Kuat Lentur Pada Berbagai Umur Beton.” Jurnal Teknik Sipil, 7(1). Yogyakarta: Universitas Janabadra.
Igbal, S. R., Sumajouw, M. D. J., & Windah, R. S. (2013). “Pengujian Geser Balok Beton Bertulang Dengan Menggunakan Sengkang Konvensional.” Jurnal Sipil Statik, 1(2), 65–69. Manado: Universitas Sam Ratulangi.
Layang, S. (2022). “Retak Pada Beton Bertulang.” BALANGA: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 10(1), 6–12. Palangka Raya: Universitas Palangka Raya. https://doi.org/10.37304/balanga.v10i1.3277
Mehta, P. K., & Monteiro, P. J. M. (2012). “Concrete: Microstructure, Properties, And Materials (3rd ed.).” New York, NY: McGraw-Hill.
Moehle, J. (2015). “Seismic Design Of Reinforced Concrete Buildings.” New York, NY: McGraw-Hill Education.
Nawy, E. G. (2010). “Beton Bertulang: Suatu Pendekatan Dasar (4th ed.).” Bandung: PT Refika Aditama.
Neville, A. M., & Brooks, J. J. (1987). “Concrete Technology (2nd ed.).” Harlow, England: Longman Scientific & Technical.
Park, R. (1988). “Ductility Evaluation From Laboratory And Analytical Testing.” Proceedings of the 9th World Conference on Earthquake Engineering (Vol. 8, pp. 605-616). Tokyo/Kyoto: Japan Association for Earthquake Disaster Prevention.
Pratikto, & Susilowati, A. (2013). “Beton Instant Tanpa Semen Dan Tanpa Pemadatan Manual.” Politeknologi, 12(3). Jakarta: Politeknik Negeri Jakarta.
Sabariman, B., & Sofianto, M. F. (2017). “Study Of Crack Patterns In Beam Column Joint Due To Upwards Anchoring Beam Effect.” AIP Conference Proceedings, 1855(1), 040004. Melville, NY: AIP Publishing. https://doi.org/10.1063/1.4985500
Sabariman, B., & Tavio. (2024). “Inovasi Untuk Peningkatan Kekuatan Dan Kekakuan Balok Lentur Dengan Isian Pasangan Bata Merah Yang Dibebani Beban Vertikal Statik Monotonik.” Jurnal Inter Tech, 2(1), 53–63. Surabaya: Fakultas Teknik, Universitas Bhayangkara Surabaya.
Setiawan, A. (2016). ”Perancangan Struktur Beton Bertulang.” Jakarta: Erlangga.
Smith, B. S., & Coull, A. (1991). “Tall Building Structures: Analysis And Design.” New York, NY: John Wiley & Sons.
Suharwanto, & Oesman, M. (2016). “Perilaku Kekuatan Geser Balok Beton Mutu Tinggi Dengan Beban Terpusat Statik Pada Balok Tulangan Tunggal Dan Tanpa Tulangan Geser Dengan Berbagi Bentang Geser.” Jurnal Rekayasa Infrastruktur, 1(4), 163–228. Indramayu: Universitas Wiralodra.
Susanto, Y. (2013). “Prediksi Nilai Kekakuan Lentur Pada Balok Beton Bertulang.” Jurnal Konstruksia, 4(2). Jakarta: Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Wang, C.-K., & Salmon, C. G. (1993). “Disain Beton Bertulang (Jilid 1, 4th Ed.).” Jakarta: Erlangga.
Yulianto, & Puspitasari, I. (2022). “Analisis Perbandingan Kuat Tekan, Waktu Dan Biaya Pengecoran Antara Beton Instan Dan Beton Konvesional.” TEDC, 16(3), 248–254. Bandung: Politeknik TEDC Bandung.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rekayasa Teknik Sipil

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0
