BODY DISSATISFACTION SEBAGAI INSPIRASI PENCIPTAAN KARYA SENI
Abstract
Penciptaan karya seni rupa kontemporer ini merespons fenomena psikologi sosial body dissatisfaction akibat tekanan standar kecantikan di media sosial. Krisis kepercayaan diri ini divisualisasikan melalui penggunaan convex mirror sebagai metafora distorsi kognitif, yang memantulkan bayangan tubuh secara tidak proporsional. Ruang kecemasan tersebut kemudian dibenturkan dengan lukisan elemen flora segar di atas permukaan cermin ruang kontemplasi. Metode yang digunakan adalah practice-led research mulai dari tahap persiapan hingga eksekusi studio. Berdasarkan eksperimen material, kombinasi taktis yang dihasilkan berupa penggunaan cat akrilik Maries sebagai dasar, dilanjutkan teknik layering dan blending menggunakan oil pastel, serta dilapisi dengan varnish untuk melindungi karya tanpa merusak sifat reflektif cermin. Hasil akhir dari penciptaan ini berupa rangkaian seri karya seni lukis mixed media, dengan menghadirkan enam jenis bunga sebagai simbolisasi visual, yaitu bunga sepatu, kenanga, hydrangea, peony, teratai, dan melati putih.
Kata kunci : Body dissatisfactionn, Convex mirror, Flora.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 6
,
PDF Downloads: 6