MANAJEMEN PELATIHAN PENDIDIKAN NON-FORMAL STUDIO PERTUNJUKAN TARI TENTARA, SURABAYA

Penulis

  • Ananda Nuria Universitas Negeri Surabaya

Kata Kunci:

Kata kunci: Manajemen pelatihan, Pendidikan non-formal, Sanggar tari, Pendidikan tari

Abstrak

Pendidikan non-formal memainkan peran strategis dalam mengembangkan bakat, minat, dan karakter siswa, khususnya melalui kegiatan yang berkaitan dengan seni. Salah satu bentuk pendidikan non-formal yang berkontribusi pada pendidikan tari adalah sanggar tari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan pelatihan pendidikan non-formal di Sanggar Tari Angkatan Darat di Surabaya, dengan fokus pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta supervisi dan evaluasi program pelatihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pelatihan di sanggar dilakukan secara teratur melalui penentuan tujuan, materi, dan program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan tahap perkembangan peserta. Proses pengorganisasian ditandai dengan pembagian peran dan tanggung jawab yang jelas antara manajemen sanggar dan instruktur tari. Pelaksanaan program pelatihan dilakukan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, dengan menekankan pengembangan teknik tari, kreativitas, dan pembentukan karakter di antara peserta. Supervisi dan evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui observasi langsung dan penilaian keterampilan peserta. Secara keseluruhan, manajemen pelatihan yang diterapkan di Sanggar Tari Angkatan Darat berdampak positif pada peningkatan kualitas proses pembelajaran dan hasil pelatihan, serta mendukung keberlanjutan sanggar sebagai lembaga pendidikan non-formal.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Anggraini, E. C. (2025). Peran Sanggar Seni Sayu Wiwit Sebagai Pelestari Kearifan Lokal Banyuwangi Dalam Bidang Seni Pertunjukan. In A. Juwariyah, Dinamika Seni Pertunjukan Di Jawa Timur (p. 317). Surabaya: Unesa University Press.

Atika, D. (2023). Pembinaan Tari Sebagai Peningkatan Keterampilan Siswa Di Sanggar Army Dance Performance (ADP) Surabaya. Jurnal Pendidikan Sendratasik, Vol. 12 No. 2, .

Dewi, S. A., & Mu'arufuddin. (2025). Pengelolaan Program Pelatihan Pada Sanggar Seni Greget Semarang. Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan Volume 5, Nomor 1, 1.

Fajar, R., Yuwana, S., & Trisakti. (2021). Manajemen Organisasi Seni Pertunjukan Sanggar Baladewa Surabaya. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti.

Juwariyah, A. (2025). Dinamika Seni Pertunjukan Di Jawa Timur. Surabaya: Unesa University Press.

Nurdin. (2020). Manajemen Sanggar Seni Tari Tradisional Dinda Bestari Di Kota Palembang. Seni Desaindan Budaya Volumes 5, No 1.

Santiko, I., & Hapsari, A. T. (2025). Program Pelatihan dan Workshop Tentang Kepemimpinan Pada Organisasi Kesenian Mahasiswa Wilayah Banyumas. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat.

Sutiyono. (2012). Paradigma Pendidikan Seni Di Indonesia. Yoogyakarta: UNY Press

Diterbitkan

2026-01-30

Cara Mengutip

Nuria, A. (2026). MANAJEMEN PELATIHAN PENDIDIKAN NON-FORMAL STUDIO PERTUNJUKAN TARI TENTARA, SURABAYA. Solah, 12(1). Diambil dari https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/solah/article/view/75761

Terbitan

Bagian

Articles
Abstract views: 28