KAJIAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP DAMPAK ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN MENJADI PERUMAHAN DI DESA TANJUNG KECAMATAN LAMONGAN KABUPATEN LAMONGAN
Abstract
Alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan perumahan merupakan fenomena yang semakin berkembang di wilayah pinggiran kota, termasuk di Desa Tanjung Kecamatan Lamongan Kabupaten Lamongan. Perubahan penggunaan lahan ini menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang dirasakan langsung oleh masyarakat, seperti berkurangnya lahan produktif, perubahan mata pencaharian, serta perubahan kondisi sosial. Namun, kajian yang mengkaji persepsi masyarakat terhadap dampak tersebut masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap dampak alih fungsi lahan pertanian menjadi perumahan serta mengidentifikasi faktor sosial ekonomi yang menunjukkan perbedaan persepsi masyarakat.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 88 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional sampling dari populasi 714 kepala keluarga. Analisis data dilakukan menggunakan distribusi frekuensi dan persentase untuk mengetahui tingkat persepsi masyarakat, serta tabulasi silang (crosstab) untuk melihat perbedaan persepsi berdasarkan faktor sosial ekonomi yang meliputi pendidikan, pekerjaan, pendapatan, kepemilikan aset, dan lama tinggal dalam penelitian ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap dampak alih fungsi lahan pertanian berada pada kategori sedang dan tinggi, dengan dominasi kategori tinggi sebesar 56,8% dan kategori sedang sebesar 43,2%, serta tidak terdapat kategori rendah. Masyarakat menyadari adanya dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan. Faktor sosial ekonomi menunjukkan variasi persepsi, di mana pendidikan, pekerjaan, dan kepemilikan aset cenderung berada pada kategori tingkat persepsi tinggi, sedangkan pendapatan rendah cenderung berada pada kategori tingkat persepsi sedang. Lama tinggal juga memengaruhi persepsi, di mana masyarakat yang menetap lebih lama memiliki persepsi lebih tinggi terhadap dampak alih fungsi lahan.
Kata Kunci: Persepsi masyarakat, alih fungsi lahan pertanian, perumahan, faktor sosial ekonomi, Desa Tanjung.
Downloads
Abstract views: 11
,
PDF Downloads: 8