Analisis Kebutuhan Air Pada Tanaman Jeruk Nipis Berbasis Evapotranspirasi Di Sentra Pertanian Jeruk Nipis Desa Bolo Dan Desa Kebonagung Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik
Analisis Kebutuhan Air Pada Tanaman Jeruk Nipis Berbasis Evapotranspirasi Di Sentra Pertanian Jeruk Nipis Desa Bolo Dan Desa Kebonagung Kecamatan Ujungpangkah Kabupaten Gresik
Abstract
Desa Bolo dan desa Kebonagung, kecamatan Ujungpangkah adalah daerah penghasil jeruk nipis di kabupaten Gresik. Beberapa tahun terakhir komoditas tersebut menjadi produk pertanian unggulan yang dihasilkan, Namun pada saat musim hujan tanaman jeruk nipis mengalami peningkatan produksi tetapi terkadang disertai dengan kualitas buah yang menurun kemudian permintaan dari konsumen mengalami penurunan karena buah yang dihasilkan sangat banyak sehingga terjadi penurunan harga secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan air pada tanaman jeruk nipis berbasis evapotranspirasi di sentra pertanian jeruk nipis desa Bolo dan desa Kebonagung.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa suhu udara, kelembaban udara, kecepatan angin maksimum, serta lama penyinaran matahari. Data tersebut diperoleh dari stasiun BMKG Juanda, Tanjung Perak dan Tuban dengan interval waktu 2018 – 2024. Kemudian data tersebut di analisis dengan menggunakan aplikasi Cropwat 8.0 untuk menganalisis evapotranspirasi referensi, evapotranspirasi tanaman, curah hujan efektif, koefisien tanaman, dan kebutuhan irigasi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa evapotranspirasi referensi mempunyai nilai rata-rata 3,70 mm/ hari dan ETo tertinggi terjadi di bulan Oktober (4,17 mm/hari). Total evapotranspirasi tanaman (ETc) selama 1 musim adalah sebesar 764,3 mm/ tahun. Kemudian total curah hujan efektif adalah 1.098,4 mm/tahun. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa secara keseluruhan kebutuhan air tanaman sepenuhnya tercukupi oleh air hujan namun berdasarkan analisis perdekade menunjukkan adanya defisit air yang terjadi pada saat musim kemarau. Oleh karena itu, pada saat musim kemarau diperlukan irigasi tambahan untuk mendukung keberlanjutan pada produktivitas tanaman jeruk nipis.
Kata kunci: Evapotranspirasi, Kebutuhan Air Tanaman, Jeruk Nipis
Downloads
Abstract views: 10
,
PDF Downloads: 5