Evaluasi Peran Hutan Kota Malabar dalam Mengendalikan Kualitas Udara di Kota Malang
Abstract
Perkembangan aktivitas perkotaan di Kota Malang sebagai kota pendidikan dan wisata berdampak pada peningkatan mobilitas dan penurunan kualitas udara, seiring dengan berkurangnya ketersediaan ruang terbuka hijau. Hutan kota berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan perkotaan, khususnya dalam mengendalikan kualitas udara melalui pengaruhnya terhadap iklim mikro. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor meteorologis terhadap kualitas udara, mengkaji keterkaitan spasial titik pengamatan dengan variasi parameter meteorologis, serta mengevaluasi peran Hutan Kota Malabar terhadap kontribusi kualitas udara di Kota Malang.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deduktif kuantitatif rasionalistik dengan metode deskriptif kuantitatif. Lokasi penelitian berada di Hutan Kota Malabar, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Data primer diperoleh melalui pengukuran langsung parameter meteorologis meliputi, suhu udara, kelembapan udara, kecepatan angin, radiasi sinar matahari pada 8 titik pengamatan dengan pembagian waktu pagi hari, siang hari, dan sore hari pada 12-13 dan 14-17 Juli 2025. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan deskriptif dan analisis linier berganda untuk mengetahui pengaruh faktor meteorologis terhadap kualitas udara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan Hutan Kota Malabar berkontribusi dalam kualitas udara yang lebih sejuk dan nyaman dibandingkan kawasan sekitarnya. Vegetasi hutan kota menurunkan suhu udara, meningkatkan kelembapan, memengaruhi pola pergerakan angin, dan mereduksi radiasi matahari, sehingga berperan positif sebesar 24,9% dalam mengendalikan kualitas udara di Kota Malang. Secara spasial, perbedaan kondisi vegetasi dan posisi titik pengamatan memengaruhi variasi parameter meteorologis. Dengan demikian, Hutan Kota Malabar memiliki peranan strategis sebagai ruang terbuka hijau dalam mendukung kualitas lingkungan perkotaan.
Downloads
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0