PENGARUH KONDISI FISIK TERHADAP ADAPTASI SPASIAL PEDAGANG KAKI LIMA PASCARELOKASI DARI CAR FREE DAY (CFD) SURODINAWAN KE JALAN KETIDUR KOTA MOJOKERTO
Abstract
Relokasi pedagang kaki lima dari kawasan Car Free Day (CFD) Surodinawan ke Jalan Ketidur Kota Mojokerto menyebabkan perubahan kondisi fisik ruang berdagang. Perubahan tersebut menuntut pedagang untuk menyesuaikan aktivitas berdagang dengan karakter ruang baru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi fisik ruang pascarelokasi, mengidentifikasi tingkat adaptasi spasial pedagang, dan mengetahui pengaruh kondisi fisik ruang terhadap adaptasi spasial pedagang kaki lima di Car Free Day (CFD) Jalan Ketidur Kota Mojokerto. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian berjumlah 72 pedagang dari populasi 267 pedagang yang ditentukan menggunakan teknik proportional random sampling. Data penelitian diperoleh melalui observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner berskala Likert. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik ruang berdagang memperoleh nilai rata-rata 4,27 dan berada pada kategori sangat baik. Adaptasi spasial pedagang memperoleh nilai rata-rata 3,95 dan berada pada kategori baik. Hasil regresi linear sederhana menunjukkan bahwa kondisi fisik ruang berdagang berpengaruh positif dan signifikan terhadap adaptasi spasial pedagang dengan koefisien regresi sebesar 0,551, nilai t-hitung sebesar 7,308, nilai signifikansi <0,001, dan nilai R Square sebesar 0,433. Kondisi fisik ruang berdagang memberikan kontribusi sebesar 43,3% terhadap adaptasi spasial pedagang kaki lima.
Downloads
Abstract views: 15
,
PDF Downloads: 15