Pengelolaan Wisata Kampung Majapahit Terhadap Kondisi Sosial-Ekonomi Masyarakat Di Desa Bejijong Kecamatan Trowulan Kabupaten Mojokerto
The Management of Kampung Majapahit Tourism and Its Impact on the Socio-Economic Conditions of the Community in Bejijong Village, Trowulan District, Mojokerto Regency
Abstract
Kampung Majapahit yang ada di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Wisata Kampung Majapahit adalah salah satu destinasi wisata yang berbasis sejarah dan budaya yang dikembangkan sebagai bentuk pelestarian warisan dari Kerajaan Majapahit dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagimana pengelolaan Wisata Kampung Majapahit beserta dampaknya pada sosial-ekonomi masyarakat setempat.
Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Data diperoleh dari Dinas Pariwisata, Kepala Desa, BUMDes, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Pelaku UMKM, Pemilik Homestay, Masyarakat setempat. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi lapangan. Analisis data menggunakan pemodelan Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan pada pengelolaan wisata Kampung Majapahit dilakukan dengan kolaborasi Pemerintah Desa, Ladewi, Komunitas, Pelaku UMKM, Tokoh Adat, dan masyarakat setempat berpedoman dengan Perdes No. 26 tahun 2023. Pengelolaan meliputi aatraksi, amenitas, fasilitas umum, kelembagaan, aksesibilitas, dan atraksi masih belum berjalan optimal. Pada pengelolaan wisata Kampung Majapahit juga masih terjadi kendala yakni berupa keterbatasan sumber daya manusia, masalah pendanaan, kendala dalam upaya meningkatkan fasilitas wisata, dan promosi yang belum optimal. Pada pengelolaan wisata terdapat dampak sosial-ekonomi diantaranya adanya perubahan matapencaharian, banyak peluang usaha dan menciptakan lapangan pekerjaan, berkembangnya berbagai macam UMKM. Selain itu meningkatnya pendapatan masyarakat setempat, peningkatan interaksi dan partisipasi masyarakat. Namun masih ditemukan ketimpangan manfaat ekonomi yang masih belum merata, pengelolaan fungsi homestay yang belum optimal sehingga perlu untuk meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi wisata.
Kata Kunci: Pengelolaan Wisata, Kampung Majapahit, Kondisi Sosial-Ekonomi, Masyarakat, Budaya.
Downloads
Abstract views: 23
,
PDF Downloads: 18