Persepsi Masyarakat Penerima Manfaat Program Perbaikan Perumahan Tidak Layak Huni di Kelurahan Genteng dan Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kota Surabaya

Authors

  • Siti Kholifah Unesa
  • Muzayanah Unesa

Abstract

Program Perbaikan Rumah merupakan upaya Pemerintah Kota Surabaya untuk meningkatkan kualitas
rumah tidak layak huni. Kelurahan Genteng dan Kelurahan Tanah Kali Kedinding dipilih sebagai lokasi penelitian
karena mewakili karakteristik organisasi yang berbeda, yaitu kawasan pusat kota dan kawasan organisasi di
wilayah pinggiran kota atau daerah pesisir, sehingga memungkinkan analisis pengaruh karakteristik wilayah
terhadap persepsi masyarakat penerima manfaat program. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi masyarakat
penerima manfaat, perbedaan persepsi antara kedua kelurahan, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian
menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan observasi dan wawancara sebagai pendukung data. Sampel
penelitian berjumlah 28 responden yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dianalisis
menggunakan statistik deskriptif dan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi
masyarakat di kedua kelurahan berada pada kategori baik dan tidak terdapat perbedaan persepsi yang signifikan
(Sig. = 0,240 > 0,05). Meskipun demikian, rata-rata persepsi masyarakat di Kelurahan Tanah Kali Kedinding lebih
tinggi dibandingkan dengan Kelurahan Genteng. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh karakteristik wilayah, kondisi
sosial ekonomi, dan kondisi lingkungan organisasi. Masyarakat di Kelurahan Tanah Kali Kedinding merasakan
manfaat program yang lebih besar dalam mengatasi permasalahan lingkungan, seperti berkumpulnya udara, banjir, dan
kerentanan kondisi rumah.
Kata kunci: persepsi masyarakat, Program Perbaikan Rumah, karakteristik wilayah, geografi organisasi. 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-08-07

Issue

Section

Articles
Abstract views: 12 , PDF Downloads: 13