Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Pemukiman Terhadap Pendapatan dan Strategi Bertahan Hidup Petani di Desa Sidodadi Kecamatan Candi Kabupaten Sidoarjo
Abstract
Seiring bertambahnya jumlah penduduk dan arus migrasi, lahan pertanian di desa Sidodadi, kecamatan Candi kabupaten Sidoarjo mengalami tekanan untuk dialihfungsikan menjadi kawasan permukiman dalam kurun 10 tahun terakhir. Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat setiap tahun mendorong kebutuhan lahan hunian, sehingga ketersediaan lahan pertanian semakin berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah adanya perubahan pendapatan petani sebelum dan sesudah alih fungsi lahan, sekaligus mengidentifikasi strategi bertahan hidup yang dilakukan petani dalam menghadapi fenomena tersebut.metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan instrument berupa kuesioner yang diuji validitas dan reabilitasnya, serta analisis data melalui uji normalitas, uji t, uji f dan koefisien determinasi. Sampel penelitian berjumlah 20 responden dengan teknik sampling jenuh. Sementara data dikumpulkan melalui survei lapangan dan peneyebaran kuesioner. Hasil uji normalitas menunjukan data terdistribusi dengan normal sehingga analisis dilanjutkan denganĀ uji t, uji f dan koefisien derteminasi. Hasil uji t menunjukan tidak adanya pengaruh yang signifikan antara alih fungsi lahan terhadap pendapatan petani, sedangkan hasil uji f menunjukan tidak adanya pengaruh yang signifikan anatar pendapatan petani dan perubahan lahan. Hal ini menujukan bahwa alih fungsi lahan bukan merupakan factor utama dalam perubahan pendapatan petani di desa Sidodadi. Adapun strategi adaptasi yang ditempuh petani untuk menambah penghasilan adalah melalui aktivitas berdagang, seperti membuka toko kebutuhan pokok, menjual makanan secara keliling, maupun mendirikan warung makan.
Downloads
Abstract views: 34
,
PDF Downloads: 16