Resiliensi Sosial Masyarakat Terhadap Abrasi di Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan
Resiliensi Sosial Masyarakat Terhadap Abrasi di Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan
Abstract
Abstrak
Abrasi pantai merupakan salah satu permasalahan lingkungan pesisir yang dapat memberikan dampak terhadap kondisi social, ekonomi, dan keberlangsungan kehidupan Masyarakat Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan merupakan salah satu wilayah pesisir yang mengalami abrasi sehingga masyarakat dituntut memiliki kemampuan untuk bertahan, beradaptasi, dan memulihkan kondisi sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat resiliensi sosial masyarakat terhadap dampak abrasi di Desa Sedayu Lawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 361 penduduk yang tinggal di wilayah pesisir dengan jarak kurang lebih 100 meter dari garis pantai dan telah menetap lebih dari lima tahun. Sampel penelitian ditentukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 78 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan skala Likert untuk mengukur tingkat resiliensi sosial masyarakat berdasarkan indikator kemampuan bertahan, kemampuan beradaptasi, dan pemulihan kondisi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat pesisir Desa Sedayu Lawas memiliki tingkat resiliensi sosial yang baik dalam menghadapi dampak abrasi pantai. Masyarakat mampu mempertahankan aktivitas kehidupan sehari-hari, melakukan berbagai bentuk penyesuaian terhadap perubahan lingkungan pesisir, serta memulihkan kondisi sosial melalui kerja sama dan solidaritas antarwarga. Kemampuan tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan kehidupan masyarakat di tengah ancaman abrasi yang terus terjadi.Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa resiliensi sosial masyarakat pesisir di Desa Sedayu Lawas tergolong baik yang ditunjukkan melalui kemampuan bertahan, kemampuan beradaptasi, dan kemampuan pemulihan kondisi sosial. Oleh karena itu, diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah dan masyarakat dalam upaya penguatan kapasitas masyarakat pesisir agar ketahanan sosial terhadap dampak abrasi dapat terus ditingkatkan.
Kata kunci: Resiliensi Sosial, Abrasi Pantai, Masyarakat Pesisir, Adaptasi, Sedayu Lawas.
Abstract
Coastal abrasion is an environmental problem that frequently occurs in coastal areas and impacts the social conditions of the community. Sedayu Lawas Village, Brondong District, Lamongan Regency, is one of the coastal areas experiencing abrasion, requiring the community to develop the ability to survive, adapt, and restore its social conditions. This study aims to determine the level of community social resilience to the impacts of abrasion in Sedayu Lawas Village, Brondong District, Lamongan Regency. This study uses a quantitative approach with a descriptive approach. The study population consisted of 361 residents living in coastal areas approximately 100 meters from the shoreline and having resided there for more than five years. The study sample was determined using the Slovin formula, resulting in 78 respondents. Data collection was conducted through questionnaires, observation, and documentation. Data analysis used descriptive statistics with a Likert scale to measure the community's level of social resilience based on indicators of resilience, adaptability, and social recovery. The results indicate that the coastal community of Sedayu Lawas Village has a good level of social resilience in dealing with the impacts of coastal abrasion. The community is able to maintain daily life activities, make various adjustments to changes in the coastal environment, and restore social conditions through cooperation and solidarity among residents. These capabilities are crucial factors in maintaining the continuity of community life amidst the ongoing threat of abrasion. Based on the research results, it can be concluded that the social resilience of the coastal community in Sedayu Lawas Village is relatively good, demonstrated by their resilience, adaptability, and social recovery. Therefore, ongoing support from the government and community is needed to strengthen the capacity of coastal communities to continuously improve social resilience to the impacts of abrasion.
Keywords: Social Resilience, Coastal Abrasion, Coastal Communities, Adaptation, Sedayu Lawas.
Downloads
Abstract views: 6
,
PDF Downloads: 5