Persepsi Perempuan Lajang Kota Surabaya terkait Konten Feminine Energy Akun Tiktok @nmaliccaa

Penulis

  • Alifia Priyayitha Hapsari Universitas Negeri Surabaya
  • Dwi Prasetyo Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/tc.v10i1.75675

Kata Kunci:

TikTok, energi feminin, persepsi audiens, Teori Penerimaan Pesan Stuart Hall, perempuan lajang.

Abstrak

Media sosial TikTok sebagai salah satu wadah baru dalam pembentukan makna dan identitas, khususnya bagi perempuan muda. Salah satu konten yang beredar adalah kampanye feminine energy yang dipopulerkan oleh influencer TikTok Nashatra Malicca. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis bagaimana perempuan lajang di Kota Surabaya memersepsikan kampanye feminine energy yang dipopulerkan olehnya. Jenis penelitian ini kualitatif dengan metode fenomenologi, serta pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam terhadap perempuan lajang Kota Surabaya yang aktif sebagai pengguna TikTok dan terpapar konten Nashatra Malicca mengenai feminine energy. Informan dipilih menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemaknaan terhadap kampanye feminine energy di kalangan informan. Berdasarkan teori resepsi Stuart Hall, pemaknaan informan terbagi ke dalam tiga posisi, yaitu dominant reading, negotiated reading, dan oppositional reading. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan single di Kota Surabaya tidak bersifat pasif dalam menerima pesan media, melainkan aktif menafsirkan dan menegosiasikan makna kampanye feminine energy sesuai dengan pengalaman, nilai, dan konteks sosial budaya mereka.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

BPS. (2025). Kota Surabaya dalam Angka 2025.

Christie, Y., Hartanti, & Nanik. (2013). Perbedaan Kesejahteraan Psikologis pada Wanita Lajang ditinjau dari Tipe Wanita Lajang. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya, Vol.2 No.1.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Approaches. SAGE Publications, Inc.

Farrel Ardan, A., Raya Telang, J., Telang Indah, P., Kamal, K., Bangkalan, K., Timur, J., & Penulis, K. (2024). Representasi Feminitas Perempuan Dalam Konten Youtube The Wizard Liz. Jurnal Media Akademik, 2. https://doi.org/10.62281

Hall, S., Hobson, D., Lowe, A., & Willis, P. (1980). Culture, Media, Language.

Hamzah Tegar Ashari, Ali Nuke Affandy, & Ngatma’in. (2024). Kampanye Inklusivitas LGBT Disney: Analisis Konten Kualitatif dalam Film Strange World (2022). Ekspresi Dan Persepsi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7. https://doi.org/10.33822/jep.v7i1.6740

Mukti, I., Asriadi, M., & Kunci, K. (2023). Representasi Perempuan Pada Tayangan Video Dalam Media Sosial Tiktok. Journal of Communication, 1.

Pickens, C., & Braun, V. (2024). Stroppy Bitches Who Just Need to Learn How to Settle’? Young Single Women and Norms of Femininity and Heterosexuality. http://orcid.org

Sakinah, H. C. (2025). Persepsi Mahasiswi FIAI UII Angkatan 2021 Tentang Penggunaan Kaus Kaki Sebagai Penutup Aurat.

Swart, J., & Guirguis, C. (2023). The Coach’s Casebook: Skills, Tools and Techniques for Effective Coaching (J. Swart & C. Guirguis, Eds.; 1st ed.). Kogan Page.

Wearesocial.com. (2025). Digital 2025 - We Are Social Indonesia. Wearesocial.Com.

Diterbitkan

2026-01-29

Cara Mengutip

Hapsari, A. P., & Prasetyo, D. (2026). Persepsi Perempuan Lajang Kota Surabaya terkait Konten Feminine Energy Akun Tiktok @nmaliccaa. The Commercium, 10(1), 474–483. https://doi.org/10.26740/tc.v10i1.75675
Abstract views: 2 , PDF Downloads: 2