Pengembangan Media Cerita Interaktif Berbasis Web Untuk Peserta Didik di SDN Kebalenan Banyuwangi
DOI:
https://doi.org/10.26740/jdkv.v7i3.72620Abstract
Indonesia menempati urutan kedua sebagai negara dengan bahasa daerah terbanyak pada tahun 2024 (Ethnologue, 2024). Salah satu bahasa daerah yang digunakan secara aktif adalah bahasa Using, bahasa lokal Banyuwangi yang diajarkan sebagai muatan lokal wajib di sekolah dasar Banyuwangi. Namun, pembelajaran bahasa Using di SDN Kebalenan Banyuwangi menghadapi tantangan, yaitu rendahnya penggunaan bahasa Using di lingkungan peserta didik, serta keterbatasan media pembelajaran yang interaktif. Merespon kondisi tersebut, penulis mengembangkan media cerita interaktif berbasis web dengan animasi, audio, dan elemen interaktif. Penelitian ini menggunakan metode perancangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate) dan analisis data N-Gain untuk mengukur keefektifan media pada 57 peserta didik. Hasilnya menunjukkan peningkatan, dengan skor N-Gain rata-rata sebesar 0,72 (kategori tinggi). Hasil akhir media juga dinilai layak digunakan berdasarkan validasi ahli materi dan media, yaitu 95% (ahli materi), dan 93% (ahli media). Dapat disimpulkan bahwa media berbasis web berupa cerita interaktif efektif dan layak digunakan untuk pembelajaran bahasa Using pada kelas V SDN Kebalenan Banyuwangi.
Kata Kunci: Bahasa Using, Media Pembelajaran, Cerita Interaktif berbasis web, SDN Kebalenan, ADDIE.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 9
,
PDF Downloads: 5