Representasi Visual Antihero Karakter Phainon dalam Game Honkai Star Rail Melalui Pendekatan Semiotika
DOI:
https://doi.org/10.26740/jdkv.v8i1.81022Abstract
Penelitian ini menganalisis representasi visual arketipe antihero pada karakter Phainon dalam game Honkai: Star Rail melalui pendekatan semiotika Roland Barthes. Phainon dipilih karena menjadi karakter laki-laki pertama yang memperoleh status main push dalam game tersebut, dengan tiga wujud transformasi yang menampilkan perpaduan atribut cahaya dan kegelapan sehingga memunculkan ambiguitas identitas kepahlawanan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data model interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Objek penelitian berupa aset visual resmi Phainon, yaitu splash art, model 3D, dan cuplikan cutscene, yang dianalisis pada tingkat makna denotasi, konotasi, dan mitos, kemudian dikaitkan dengan konsep arketipe antihero dan arketipe Jung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga wujud Phainon merepresentasikan tahapan perkembangan arketipe antihero: wujud pertama didominasi Persona heroik, wujud Khaslana menjadi fase transisi munculnya Shadow, dan wujud Flame Reaver merepresentasikan dominasi Shadow yang hampir menggeser identitas heroiknya. Desain visual Phainon juga memanfaatkan simbol mitologi Yunani seperti matahari, ichor, phoenix, bulan sabit, dan gerhana matahari untuk memperkuat makna antihero. Temuan ini menegaskan bahwa desain karakter dalam game berfungsi sebagai media komunikasi visual yang menyampaikan kompleksitas psikologis dan moral karakter.
Kata kunci: antihero, semiotika Roland Barthes, desain karakter, Honkai: Star Rail, arketipe Jung.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0