Perancangan Sign System Kampung Lawas Maspati di Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.26740/jdkv.v8i1.81229Abstract
Kampung Lawas Maspati merupakan kawasan wisata sejarah dan budaya di Kota Surabaya yang memiliki potensi heritage, namun sign system yang tersedia belum mampu mendukung kebutuhan informasi dan navigasi pengunjung secara optimal. Penelitian ini bertujuan merancang sign system yang informatif, mudah dipahami, serta mampu memperkuat identitas visual kawasan. Metode yang digunakan adalah Environmental Graphic Design (EGD) oleh Chris Calori dan David Vanden-Eynden Tahun 2015, yang meliputi tahapan data collection & analysis, schematic design, design development, documentation, bidding, fabrication/installation observation, dan evaluation. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Hasil penelitian berupa rancangan lima jenis sign system, yaitu orientation sign, directional sign, identification sign, interpretive sign, regulatory sign, dan prohibition sign. Konsep desain mengadaptasi bentuk gevel dan motif lantai rumah bersejarah dengan dukungan pictogram, tipografi Century Gothic, serta informasi dwibahasa. Hasil evaluasi menunjukkan nilai kelayakan 90% pada validasi materi dan 81% pada validasi media, sehingga rancangan ini dinilai sangat layak sebagai usulan pengembangan sign system di Kampung Lawas Maspati.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 12
,
PDF Downloads: 10