SISTEM PELACAKAN MATAHARI SUMBU GANDA PADA MODUL FOTOVOLTAIK BERBASIS SENSOR ULTRAVIOLET

  • DENNY PRABOWO SASMITA
  • MAHENDRA WIDYARTONO

Abstract

Indonesia berada di daerah ekuator yang artinya Indonesia merupakan salah satu daerah yang memiliki nilai surplus sinar matahari karena mendapat sinar matahari sepanjang tahun. Namun harga modul fotofoltaik yang masih mahal dengan efisiensi yang rendah menjadikan pembangkitan energi listrik jenis ini belum bisa dimanfaatkan secara massal. Dalam rangka mengoptimalkan kinerja dari modul fotovoltaik untuk meningkatkan efisensi modul fotovoltaik salah satu caranya adalah dengan menerapkannya sistem pelacakan matahari secara otomatis, sehingga mampu menjaga agar modul fotovoltaik selalu berada tegak lurus terhadap sinar matahari, sehingga dapat menghasilkan energi listrik yang maksimal. Terbukti dalam pengujian sistem pelacakan matahari sumbu ganda pada modul fotovoltaik menggunakan sensor ultraviolet mampu menghasilkan total rata rata daya keluaran modul fotovoltaik sebesar 18.32 Watt perhari, Sedangkan pada sistem pelacakan matahari sumbu ganda pada modul fotovoltaik menggunakan sensor LDR mampu menghasilkan daya keluaran modul fotovoltaik sebesar 17.7 Watt perhari. Ada peningkatan daya keluaran oleh modul fotovoltaik sebesar 3.5% ketika menggunakan sensor ultraviolet dalam sistem pelacakan matahari sumbu ganda pada modul fotovoltaik.Kata Kunci: Modul Fotovoltaik, Efisiensi Elektrik, Sistem Pelacakan Matahari Sumbu Ganda, Radiasi Matahari, ultraviolet, Arduino.
Published
2019-10-22
How to Cite
PRABOWO SASMITA, D., & WIDYARTONO, M. (2019). SISTEM PELACAKAN MATAHARI SUMBU GANDA PADA MODUL FOTOVOLTAIK BERBASIS SENSOR ULTRAVIOLET. JURNAL TEKNIK ELEKTRO, 9(1). https://doi.org/10.26740/jte.v9n1.p%p
Section
Articles
Abstract Views: 166
PDF Downloads: 227