PENGARUH PERUBAHAN TEMPERATUR HOT CYLINDER WALL TERHADAP TEGANGAN KELUARAN GENERATOR DC

  • Akvian bagus prasetyo
  • MAHENDRA WIDYARTONO

Abstract

ABSTRAK

Matahari sebagai sumber energi terbarukan dan terbesar yang ada jagad raya ini sangat besar poten-sinya untuk mengatasi permasalahan energi global maupun permasalahan global warming akibat polusi bahan bakar minyak, Sinar matatahari difokuskan kemudian dihasilkan dan dijadikan sebagai sumber panas pada mesin stirling. Fluktuasi tekanan yang dihasilkan dari perbedaan suhu akan menggerakkan piston dan displacer yang terhubung dengan roda gila (flywhell), sehingga menjadi kerja mekanik yang diharapkan menghasilkan daya yang besar untuk menggerakkan roda gila atau flywheel.

Desain dari hardware terdiri dari lensa fresnel dan antena yang digunakan sebagai kaki-kaki atau penyangga lensa. Antena diambil dari radio sedangkan lensa fresnel didapatkan dari bekas proyektor OHP. Lensa fresnel berukuran 30x30cm digunakan sebagai konsentrator yang berfungsi mengumpulkan panas dari sinar matahari. Kemudian panas matahari digunakan sebagai bahan bakar untuk memutar mesin stilring yang kemudian dikopel dengan generator dc dan menghasilkan tegangan.

Prototipe mesin stirling dengan konsentrator lensa fresnel ini paling optimal putarannya pada pukul 11.00 hingga pukul 01.00, suhu tertinggi yang dihasilkan yaitu 227C sedangkan tegangan keluarannya paling besar 1.14v, maka dapat disimpulkan jika semakin panas suhu pada hot cylinder wall maka semakin cepat putaran flywheel dan semakin besar pula tegangan yang dihasilkan generator dc.

Kata Kunci : Matahari, Lensa Fresnel, Mesin Stirling, Generator DC, Tegangan.

Published
2020-02-07
How to Cite
bagus prasetyo, A., & WIDYARTONO, M. (2020). PENGARUH PERUBAHAN TEMPERATUR HOT CYLINDER WALL TERHADAP TEGANGAN KELUARAN GENERATOR DC. JURNAL TEKNIK ELEKTRO, 9(2). https://doi.org/10.26740/jte.v9n2.p%p
Section
Articles
Abstract View: 46
PDF Download: 64