Rancang Bangun Sistem Automatic Transfer Switch Antara Listrik PLN Dan PLTS Skala Kecil Untuk Alat Penetas Telur Berbasis Internet Of Things

  • Ilham Farisi Almadani Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA
  • Subuh Isnur Haryudo Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA
  • Unit Three Kartini Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA
  • Joko . Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA

Abstract

Abstrak

Listrik yang dihasilkan oleh PLN tidak selamanya kontinu dalam penyalurannya ke konsumen, ketiadaan akan energi listrik tersebut dapat mengganggu keberlangsungan kegiatan konsumen. Dalam industri penetasan telur, membutuhkan listrik dengan ketersediaan yang stabil untuk mengoperasikan alat penetas telur yang berfungsi membantu proses penetasan dengan menghangatkan suhu pada telur melalui media lampu sebagai pengganti pengeraman alami oleh indukan. Upaya untuk memenuhi kebutuhan listrik yang kontinu, memacu dikembangkannya kebaruan penelitian dengan penggabungan antara listrik PLN sebagai sumber utama dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber cadangan. Penggabungan dua sumber listrik dapat dioptimalkan dengan otomatisasi pemindahan sumber listrik yang digunakan dengan menggunakan sistem Automatic Transfer Switch (ATS). Pengawasan parameter suhu alat penetas dapat dimaksimalkan dengan menambahkan sistem monitoring jarak jauh menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan sistem ATS antara listrik PLN dan PLTS skala kecil untuk alat penetas telur berbasis IoT, mengetahui kinerja sistem ATS, PLTS serta unjuk kerja alat penetas telur berbasis IoT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Setelah melakukan penelitian diperoleh hasil penelitian yaitu sistem ATS bekerja dengan baik untuk memindahkan koneksi apabila listrik PLN (utama) gangguan sehingga alat penetas dapat beroperasi menggunakan sumber listrik PLN atau PLTS. Pengujian penggunaan PLTS menghasilkan tegangan dan arus rata-rata sebesar 12,85 V dan 1,37 A. Dalam proses pengisian baterai berbeban, PLTS dapat menaikkan tegangan baterai sebesar 0,2 V. Lama penggunaan PLTS untuk mensuplai listrik adalah 14 jam. Pengawasan parameter data suhu dan kondisi lampu alat penetas dapat dilakukan secara jarak jauh melalui gawai yang terhubung internet. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu industri penetasan telur dalam memperoleh ketersediaan sumber listrik cadangan agar proses penetasan telur tidak mengalami kegagalan.

Kata Kunci: Alat penetas Telur, Automatic Transfer Switch, Internet of Things, PLTS

Author Biographies

Ilham Farisi Almadani, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA

Subuh Isnur Haryudo, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA

Unit Three Kartini, Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA

Joko ., Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA

Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, UNESA

Published
2021-07-15
How to Cite
Almadani, I., Haryudo, S., Kartini, U., & ., J. (2021). Rancang Bangun Sistem Automatic Transfer Switch Antara Listrik PLN Dan PLTS Skala Kecil Untuk Alat Penetas Telur Berbasis Internet Of Things. JURNAL TEKNIK ELEKTRO, 10(3), 565-575. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/JTE/article/view/41833
Section
Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021