Pilihan Rasional Orang Tua Dalam Pendidikan Pesantren: Perspektif Nilai-Nilai Sosial Dalam Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial
DOI:
https://doi.org/10.26740/penips.v6i4.72581Keywords:
Perbedaan Pilihan, Rasionalitas, Masyarakat, Calon Pemimpin, Pendidikan IPS, Guru, Orang Tua, Motivasi Belajar, Kehidupan sosial, pesantren, pembelajaran IPS, dampak sosialAbstract
Era globalisasi membawa tantangan besar dalam pendidikan karakter anak, terutama akibat pesatnya perkembangan teknologi yang dapat memicu degradasi nilai adab dan meningkatnya kasus kenakalan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pilihan rasional orang tua dalam menyekolahkan anak di Pondok Pesantren Salafiyah Al Jauharotul Kamal, Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, dengan menyoroti perspektif nilai-nilai sosial dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap wali murid, pengajar, serta pengurus pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan orang tua memilih pesantren didasarkan pada kombinasi faktor rasional, emosional, dan tradisi keluarga. Orang tua mempertimbangkan kebutuhan anak akan lingkungan religius, pembentukan karakter, serta perlindungan dari pengaruh negatif globalisasi. Selain itu, nilai-nilai sosial seperti gotong royong, ukhuwah Islamiyah, dan nasionalisme yang diajarkan dalam pembelajaran IPS di pesantren menjadi daya tarik tersendiri. Fasilitas, reputasi pesantren, serta rekomendasi keluarga atau masyarakat juga menjadi pertimbangan penting dalam pengambilan keputusan.Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan pesantren tidak hanya berperan sebagai benteng moral, tetapi juga sebagai lembaga yang mengintegrasikan nilai-nilai sosial dan religius dalam pembelajaran. Integrasi ini membentuk santri yang berkarakter, adaptif terhadap tantangan zaman, serta berkontribusi positif dalam masyarakat. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi orang tua dan lembaga pendidikan dalam merumuskan strategi pendidikan karakter berbasis nilai sosial dan agama.
Downloads
References
Dhofier, Zamakhsyari. 2011. Tradisi Pesantren : Studi Tentang Pandangan Hidup Kyai Dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia. Edited by LP3ES. Cetakan ke. Jakarta: LP3ES.
Patimah, Imas Siti. 2021. “Model Pesantren Modern: Pilihan Rasional Keluarga Bagi Pendidikan Anak Di Era Globalisasi.” Sosioglobal : Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Sosiologi 5 (2): 89. https://doi.org/10.24198/jsg.v5i2.27039.
Ramzy, Naufal. 2012. “PROSPEK DAN STRATEGI SISTEM PENDIDIKAN PESANTREN PADA ERA OTONOMI DAERAH.” KARSA Journal of Social and Islamic Culture 20 (1): 88–107.
Saimima, M Sahrawi, and Elfridawati Mai Dhuhani. 2021. “Kajian Seputar Model Pondok Pesantren Dan Tinjauan Jenis Santri Pada Pondok Pesantren Darul Qur’an Al Anwariyah Tulehu.” Al-Iltizam: Jurnal Pendidikan Agama Islam 6 (1): 1–15. https://doi.org/10.33477/alt.v6i1.1858.
Supriatna, Dedi. 2018. “Motivasi Orang Tua Memilih Pondok Pesantren Untuk Anaknya.” Intizar 24 (1): 1–18.
Syar’i, Ahmad. 2005. FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM. Edited by M. Ali Sibram Malisi. Pustaka Firdaus. Cetakan pe. Jakarta.
Zaini, Akhmad. 2021. “UU Pesantren No 18 Tahun 2019: Kekuatan, Kelemahan, Peluang, Ancaman Bagi Pesantren Dan Lembaga Pendidikan Keagamaan Di Kabupaten Tuban.” Tadris 15 (2): 64–77.
Zulaiha, Eni. 2017. “Tafsir Kontemporer: Metodologi, Paradigma Dan Standar Validitasnya.” Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya 2 (1): 81–94. https://doi.org/10.15575/jw.v2i1.780.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Atika Laila Fauziah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0
