BUBUR KHIDIR DALAM KONTEKS HAUL KH. M. SHOLIH TSANI: ANALISIS TRADISI SAKRAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL-KEAGAMAAN MASYARAKAT BUNGAH GRESIK

Authors

  • Izza Is Ayu Aisyah Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Kata Kunci: Bubur Khidir, Nilai Sakral, Dampak Sosial-Keagamaan, Pembelajaran IPS, Kearifan Lokal

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna sakral, proses konstruksi simbolik, serta
dampak sosial-keagamaan dari tradisi Bubur Khidir dalam konteks Haul KH. M. Sholih Tsani
di Desa Bungah, Kabupaten Gresik. Urgensi penelitian ini terletak pada pentingnya
pelestarian tradisi lokal sebagai bagian dari identitas kultural masyarakat di tengah arus
modernisasi dan industrialisasi kawasan yang berpotensi mengikis nilai-nilai kearifan lokal.
Kajian ini juga relevan dalam pengembangan pembelajaran kontekstual Ilmu Pengetahuan
Sosial (IPS) di sekolah menengah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif
dengan desain studi kasus intrinsik. Data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif,
wawancara mendalam dengan tokoh agama, pelaku tradisi, dan generasi muda lokal, serta
studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif menerapkan model Miles,
Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesakralan Bubur Khidir
dibangun melalui perpaduan keyakinan kolektif dan ritual doa khusus. Secara sosiologis,
tradisi ini terbukti memperkuat solidaritas sosial, membentuk identitas kolektif, dan menjadi
bentuk resistensi budaya (counter-narrative) terhadap pragmatisme modern. Temuan
penelitian merekomendasikan integrasi nilai tradisi lokal ini sebagai sumber belajar IPS
berbasis kearifan lokal pada Kurikulum Merdeka guna mendukung penguatan Profil Pelajar
Pancasila.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmad, J. (2024). Internalisasi Nilai Sufistik dalam Tradisi Keagamaan Jawa. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods

Approaches (4th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.

Durkheim, É. (1912). The Elementary Forms of the Religious Life. London: George Allen &

Unwin.

Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Books.

Martinez, M. (2023). Ritual Foods as Pedagogical Tools in Cultural Education. Journal of

Cultural Anthropology and Education, 12(2), 45-58.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods

Sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.

Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. New

York: Simon & Schuster.

Putra, A. (2023). Transmisi Nilai Kultural Lintas Generasi pada Ritual Keagamaan Masyarakat

Pesisir. Jurnal Sosiologi Nusantara, 9(1), 112-127.

Satriyani, L., & Segara, N. B. (2023). Implementasi Nilai Kearifan Lokal Batik Gedog Tuban

dalam Pembelajaran IPS SMP. Jurnal Dialektika PIPS, 7(2), 89-102.

Wilson, S. (2021). Intergenerational Transmission of Religious Food Practices. Global Studies in

Religion and Culture, 15(4), 230-245

Downloads

Published

2026-10-02

How to Cite

Ayu Aisyah, I. I. (2026). BUBUR KHIDIR DALAM KONTEKS HAUL KH. M. SHOLIH TSANI: ANALISIS TRADISI SAKRAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN SOSIAL-KEAGAMAAN MASYARAKAT BUNGAH GRESIK. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 6(3), 211–216. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/PENIPS/article/view/79590

Issue

Section

ARTIKEL
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0