Penerapan Crinoline sebagai Bahan Pelapis dalam (Interfacing) pada Rok Busana Pesta Bertema Fluffy

  • Aisya Jasmine Universitas negeri Surabaya
  • Marniati marniati Universitas Negeri Surabaya
Keywords: fluffy, crinoline, interfacing, evening wear

Abstract

Abstrak

Cipta karya busana merupakan mata kuliah wajib ditempuh oleh mahasiswa. Salah satu kegiatan pada mata kuliah ini adalah mencipta sebuah karya busana sesuai trend, karya yang bertema Fluffy dengan sumber ide Cotton candy menjadikan sumber ide pembuatan karya busana pesta. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Mengetahui proses penerapan penerapan Crinoline sebagai interfacing pada bagian rok dalam pembuatan busana pesta dengan tema  Fluffy. 2) Untuk mengetahui hasil jadi penerapan penerapan Crinoline sebagai interfacing pada bagian rok dalam pembuatan busana pestabertema kan Fluffy. Metode penelitian ini menciptakan karya yang terdiri dari empat tahap, yaitu tahap pra-prancangan, tahap prancangan, tahap perwujudan dan tahap penyajain. Hasil dari penelitian ini adalah : 1) Proses penerapan Crinoline sebagai Baahan Pelapis Dalam (Interfacing) pada rok Busana Pesta bertema Fluffy, dimulai dari pembuatan pola bahan utama tulle lalu bahan penujang Crinoline sebagai interfacing, penerapan Crinoline pada tulle yang dikerut lalu dijahitkan paad crinoline  mengunakn mesin jahit memberiakn bentuk bervolume yang sesuai dengan sumber ide Cotton candy dengan tema Fluffy. 2) Hasil jadi peneraapn Crinoline sebagai bahan pelapis dalam (Interfacing) pada rok busana pesta bertema Fluffy sesuai dengan sumber ide Cotton candy diterapkan bentuk siluet A pada busana pesta yang menjadikan busana pesta ini ciri khas bervolume dengan tema Fluffy.

The objectives of this study were: 1) to determine the process of applying crinoline as interfacing to the skirt in making party dresses with the theme of Fluffy, 2) to determine the final results of the application of crinoline as interfacing to the skirt in making party clothes with the theme of Fluffy. This research method creates a work consisting of four stages, namely the pre-design stage, the design stage, the embodiment stage and the presentation stage. The results of this study are: 1) the process of applying crinoline as an inner lining material on a party dress skirt, starting from the making of the pattern for the main material of tulle and then the crinoline as an interfacing, the application of crinoline to the wrinkled tulle and then sewing it using a sewing machine to give a voluminous shape. According to the source of cotton candy ideas with the Fluffy theme. 2) The result of the application of crinoline as an interfacing in a Fluffy themed party dress skirt is in accordance with the source of the idea of ​​cotton candy applied to the silhouette A. This evening wear has a characteristic volume.

References

Aisyah, S., & Hidayati, L. (2020) ANALISIS RECYCLE LIMBAH TEKSTIL (LACE DAN TULLE) DALAM PEMBUATAN BUSANA PESTA BALITA PEREMPUAN. Jurnal Tata Busana, 9(2).

Cambridge University Press (2020). Design. Cambridge Dictionary (Online), (https://dictionary.cambridge.org, diakses 20 Januari 2020).

Cunnington, Philips (1992). The History Of Underclothes. United State : Dover Publication.

Ernawati, Izweni, dan Weni Nelmira (2008). Modul Tata Busana SMK kelas 12. Jakarta: Direksi Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Martin, Richard and Koda, Harold (1993). Infra Apparel. New York: Metropolitan Museum of Art Publication.

Nuraini, S., & Hidayati, L. (2019). Pengaruh Jumlah Lapis Interfacing Organza Terhadap Hasil Jadi Kerah Tegak Berbahan Sifon. Jurnal Tata Busana, 8(3).

Saadah, U. (2019). Pengaruh Jenis Interfacing Terhadap Hasil Jadi Manipulating Fabric Box Pleats Pada Rok Suai. Jurnal Tata Busana, 8(3).

Singer (Ed) (2007). Singer Simple sewing Guide.United State: Creative Publising International Inc.

UBM Fashion (2019). Spring-Summer 2020 Flash: Sourcing Trend Direction (Online), (https://www.ubmfashion.com, diakses 15 September 2019).

Published
2020-12-24
Section
Articles