PENERAPAN TEKNIK ANYAMAN DENGAN KAIN LINEN PADA BUSANA PESTA MALAM

  • Afdilla Luthfita Syaani Universitas Negeri Surabaya
  • Urip Wahyuningsih Universitas Negeri Surabaya
Keywords: weaving, eveningwear, earthenware

Abstract

Tujuan penulisan ini untuk mengetahui proses pembuatan dan penerapan teknik anyaman dengan kain linen pada busana pesta malam serta mengetahui hasil jadi teknik anyaman dengan kain linen pada busana pesta malam. Proses pembuatan anyaman meliputi dari memotong bahan, melapisi bahan dengan kain vislin agar terlihat kaku dan tidak bertiras, memotong bahan dengan lebar 2,5 cm sehingga menjadi helaian anyaman, mencetak helaian anyaman menjadi lebar 1 cm dengan cara disetrika satu per satu helaian dan dianyam dengan rapat dan rapi. Penerapan teknik anyaman pada busana pesta malam dimulai dari menyiapkan anyaman, menata pola busana diatas anyaman, memotong anyaman sesuai dengan pola busana, memotong kain serong dengan lebar 5 cm untuk digunakan pada tepi anyaman, dan menjahit kain serong pada tepi anyaman yang telah dipotong. Hasil jadi penerapan teknik anyaman pada busana pesta malam wanita menghasilkan busana yang berbentuk siluet S seperti bentuk gerabah. Busana pesta malam wanita ini terdiri dari bagian atas bustier menyerupai bra, bagian torso penuh dengan anyaman dan rok yang berbentuk balon disertai lekapan tali yang menjalar di seluruh permukaan rok balon. Busana pesta ini menunjukkan keindahan tubuh pemakai dengan siluet badan yang pas dari pinggang hingga panggul yang terlihat jelas seperti bentuk siluet gerabah yang indah.

The purpose of this paper is to determine the process of making and applying woven linen fabric techniques and find out the results of the eveningwear. The method is including an exploration of ideas about earthenware and designing. The process of weaving includes cutting the fabric, covering the fabric with a facing to make it look stiff, cutting the fabric of 2.5 cm so that it becomes a woven strand, making the woven into 1 cm by being ironed one by one and woven with tight and neat. Weaving techniques to evening wear start from preparing the weaving, arranging the pattern on the weaving, and cutting the weaving according to the pattern. The results of the application of weaving techniques to women’s eveningwear producing S-silhouette as earthenware shape. This eveningwear consists of a bustier on the upper part, and a torso section is full of weaving, and the skirt is accompanied by a hollow rope that runs across the entire surface. This eveningwear shows the beauty of the wearer's body with a body silhouette that fits from the waist to the hip that is visible as a beautiful earthenware silhouette.

References

Anonim. 2016. Keunikan Gerabah Khas Desa Sitiwinangun. Diambil dari https://www.cirebonmedia.com/culture/artcraft/2016/03/04/keunikan-gerabah-khas-desa-sitiwinangun/

Anonim. 2018. Apa Perbedaan Gerabah dan Tembikar. Diambil dari http://perbedaan-apa.blogspot.com/2018/04/apa-perbedaan-gerabah-tembikar.html

Anonim. 2018. Sourcing Trend Direction, Spring Summer 2020: Ethos. Diambil dari https://www.ubmfashion.com/blogs/fashion-snoops-trend-reports-fallwinter-2019-2020

Caturini, Rizki. 2017. Sejarah dan Perkembangan Sentra Gerabah Plered. Diambil dari https://lipsus.kontan.co.id/v2/gerabah/read/340/Sejarah-dan-Perkembangan-Sentra-Gerabah-Plered

College, Maria Regina. 2008. Kamus Istilah Desain Grafis dan Periklanan. Elex Media Komputindo.

Depdiknas. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Meilani. 2013. Penerapan Lingkaran Warna Dalam Berbusana. Jurusan Design Komunikasi Visual, School of Design. BINUS University.

Murniati, Enyah. 2010. Keterampilan Membentuk Tanah Liat. Surabaya: Sic.

Palgunadi, Bram. 2007. Desain, Designer dan Proyek Desain. ITB Bandung.

Ridha, Muhammad. 2013. Sampah Anorganik sebagai Bahan Membuat Karya Seni kerajinan di Desa Ateuk Munjeng Kota Banda Aceh. Banda Aceh: Skripsi Universitas Syiah Kuala.

Setiawan Ebta. 2012-2019. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) versi online/daring. Diambil dari https://kbbi.web.id/gerabah

Sinaga, Bermin. 1998. Pengetahuan Tentang Anyaman dan Perkembangannya. Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni IKIP Medan.

Surjana, Adi. 2013. Arabeks. Banda Aceh: Balai Pelestarian Budaya.

Widjiningsih. 2006. Konstruksi Pola Busana. Yogyakarta: IKIP Yogyakarta.

Published
2020-11-05
Section
Articles
Abstract View: 152
PDF Download: 94