PENERAPAN TEKNIK APLIKASI MOTIF VERTISOL PADA BUSANA PESTA MALAM

  • Dhealiani Catur Ekawati Universitas Negeri Surabaya
  • Yulistiana Yulistiana Universitas Negeri Surabaya
Keywords: evening wear, applique, vertisol

Abstract

Vertisol adalah tanah yang kaya dengan kemampuan mengembang dan mengkerut dengan perubahan kelembaban tanah. Selama masa kering, volume tanah mengkerut, sehingga terjadi retakan tanah yang dalam dan melebar. Berdasarkan sumber ide tersebut, penulis membuat busana pesta malam dengan teknik aplikasi kain dengan motif vertisol. Teknik aplikasi kain diterapkan pada bagian rok secara menyeluruh. Tujuan siaga untuk melihat proses pembuatan dan penerapan teknik aplikasi motif pada busana pesta malam dan hasil jadi teknik aplikasi motif pada busana pesta malam. Proses pembuatan teknik aplikasi motif vertisol pada busana pesta malam menggunakan kain suede dimulai dari membuat desain motif yang sesuai dengan bentuk sumber ide tanah vertisol. Proses penerapan teknik aplikasi motif pada busana pesta malam dimulai dengan menyemat aplikasi pada bahan utama rok kemudian menata motif tersebut sesuai dengan desain. Kemudian dijahit menggunakan mesin jahit dan pada saat menjahit diberi jarak 0,3 cm dari tepi kain. Hasil jadi busana pesta malam dengan teknik aplikasi motif vertisol terlihat mirip dengan sumber ide yaitu tanah vertisol yang membentuk seperti rekahan. Pemilihan bahan dantone warna kecoklatan membuat gaun terlihat unik, indah dan elegan.

Vertisol is a land rich in clay with the ability to expand and contract with changes in land moisture. During the dry period, the soil volume shrinks, resulting in deep and widening land cracks. Based on the source of these ideas, the authors make evening clothing with fabric application techniques with the advertiser motif. Fabric application is applied to the approved skirt section. The purpose of this paper is to find out the process of making and applying the vertisol application technique to evening party fashions and the results to be the application of the vertisol motif application to evening party fashions. The process of making vertisol motif application techniques in evening party outfits using suede fabric starts from making motif designs that are in accordance with the shape of the vertisol land idea. The process of applying the vertisol motif technique to evening party outfits starts with pinning the application to the main material of the skirt then arranging the motif according to the design. Then sewn using a sewing machine and when sewing are given a distance of 0.3 cm from the edge of the fabric. The results of the evening party fashion with the application technique of vertisol motifs look similar to the source of ideas namely vertisol land that makes like a crack. Choice of material colors and brownish tones make the dress look unique, beautiful and elegant.

Author Biography

Yulistiana Yulistiana, Universitas Negeri Surabaya

Vertisol adalah tanah yang kaya dengan liat dengan kemampuan mengembang dan mengkerut dengan perubahan kelembaban tanah. Selama masa kering, volume tanah mengkerut, sehingga terjadi retakan tanah yang dalam dan melebar. Berdasarkan sumber ide tersebut, penulis membuat busana pesta malam dengan teknik aplikasi kain dengan motif vertisol. Teknik aplikasi kain diterapkan pada bagian rok secara menyeluruh. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui proses pembuatan dan penerapan teknik aplikasi motif vertisol pada busana pesta malam dan hasil jadi teknik aplikasi motif vertisol pada busana pesta malam. Proses pembuatan teknik aplikasi motif vertisol pada busana pesta malam menggunakan kain suede dimulai dari membuat desain  motif  yang sesuai dengan bentuk sumber ide tanah vertisol. Proses penerapan teknik  aplikasi  motif  vertisol pada busana pesta malam dimulai dengan menyemat aplikasi pada bahan utama rok kemudian menata motif tersebut sesuai dengan desain. Kemudian dijahit menggunakan mesin jahit dan pada saat menjahit diberi jarak 0,3 cm dari tepi kain. Hasil jadi busana pesta malam dengan teknik aplikasi motif vertisol terlihat mirip dengan sumber ide yaitu tanah vertisol yang membentuk seperti rekahan. Pemilihan karakteristik bahan dan tone warna kecoklatan membuat gaun terlihat unik, indah dan elegan.

References

Ernawati. Izwerni dan Weni Nelmira. (2008). Tata Busana Jilid 1. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Fanning and Fanning, 1989 dalam Prasetyo, B.H. 2007. Perbedaan Sifat Sifat Tanah Vertisol dari Berbagai Bahan Induk. J. Ilmu Ilmu Pertanian Vol. 9 No. 1 Hal. 20 - 31. Bogor: Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian.

Fitrihana,N. 2011. Memilih Bahan Busana. Yogyakarta : Intan Sejati Klaten

Gunawan, Belinda. 2010. Kamus Mode. Jakarta: Dian Rakyat

Hermawan. 2019. Pengembangan Desain Produk Tas Ransel Kulit dengan Accecories Pelepah Pisang. Laporan Tugas Akhir (Online). Fakultas Teknologi dan Informatika Institut Bisnis dan Informatika Statistika Surabaya

Hakim Dani Lukman. 2019. Ensiklopedi Jenis Tanah di Dunia. Ponorogo : Uwais Inspirasi Indonesia

Magdalena, B.Y. 2012. Busana pesta Malam Untuk Remaja Dengan Sumber Ide Kesenian Bambu Gila Dalam Pagelaran Busana “NEW LIGHT HERITAGE”. Yogyakarta: Universitas Negri Yogyakarta

Palgunadi, Bram. 2007. Desain, Designer dan Proyek Desain. ITB Bandung.

Poespo Goet. 2018. A to Z Istilah Fashion. Jakarta pusat: Gramedia Pustaka utama

Puspaningrum E.Y., Nugroho Budi & Manggala H.A. Penerapan Radial Basis Function Untuk Klasifikasi Jenis Tanah. Jurnal Klasifikasi Jenis Tanah Vol. XV Nomor 1 Februari 2020. Jawa Timur

Rahmawati Elma A. 2019. Perancangan Desain Modest Wear Pada Pt. Diva Makmur Perkasa Sidoarjo. Laporan Praktik Kerja (online).

Rohmah Chuswatu. 2015. Perbedaan Ukuran Smock Pada Hasil Jadi Gaun Dengan Teknik Draping eJournal. Volume 04 Nomor 01 Edisi Yudisium Periode Pebruari 2015, Hal 1-9.

Sri Widarwati. (2000). Disain Busana I. Yogyakarta : Jurusan PKK FT UNY

Tjahyadi, Stephanie R.S. 2007. Terampil Membuat Patchwork, Applique Dan Quilting. Jakarta : Gramedia Pustaka Utama.

Trisnawati Tri Y. 2011. Fashion sebagai Bentuk Ekspresi Diri dalam Komunikasi. The Messenger, Volume III, Nomor 1, Semarang.

Van Wambeke, 1992 dalam Prasetyo, B.H. 2007. Perbedaan Sifat Sifat Tanah Vertisol dari Berbagai Bahan Induk. J. Ilmu Ilmu Pertanian Vol. 9 No. 1 Hal. 20 - 31. Bogor: Balai Besar

Published
2020-11-05
Section
Articles
Abstract View: 62
PDF Download: 37