RESILIENSI FAMILY CAREGIVER TUNGGAL ANAK DENGAN INTELECTUAL DISABILITY
DOI:
https://doi.org/10.26740/cjpp.v10i03.54377Abstract
Menjadi caregiver tunggal anak dengan disabilitas intelektual (DI) bukan hal yang mudah. Karena caregiver tunggal kehilangan sosok keluarga yang selalu membantunya mengasuh anak dengan DI. Hal itu dapat menjadi stressor bagi caregiver sehingga bisa mempengaruhi aktivitas sehari-hari dan pengasuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana resiliensi dari caregiver tunggal anak dengan DI berdasarkan teori faktor-faktor resiliensi dari Reivich & Shuttle. Dengan stressor berupa beban pengasuhan dan beban akibat kehilangan orang yang disayangi tersebut, bagaimana Caregiver tunggal dapat bertahan dan mengembangkan aspek positif dalam dirinya serta dapat berperan menjadi caregiver yang baik. Desaign penelitian menggunakan metode kualitatif naratif. Partisipan penelitian merupakan tiga family caregiver tunggal. Pengambilan data menggunakan wawancara semi-terstruktur dengan teknik analisis menggunakan kepekaan teoritis, pengorganisasian data, coding dan asumsi data. Hasil penelitian menunjukan kehilangan anggota keluarga menyebabkan ketiga caregiver tunggal kekurangan dukungan informasi dan penghargaan, namun ketiganya dapat bertahan dengan dukungan emosional dan instrumental dari lingkungan. Secara internal ketiganya memiliki faktor pembentuk internal resiliensi yaitu self efficacy dan reaching out yang membuat partisian dapat resilien.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

