Determinan Penentu Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Timur
DOI:
https://doi.org/10.26740/independent.v6i1.74756Kata Kunci:
Pertumbuhan ekonomi, Upah Minimum Kabupaten/Kota, (Indeks Pembangunan Manusia), Tingkat Partisipasi Angkatan KerjaAbstrak
Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur mengalami fluktuasi signifikan selama periode 2019-2023, terutama akibat pandemi COVID-19, yang menuntut pemahaman mendalam tentang faktor-faktor penentu pertumbuhan ekonomi regional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) terhadap pertumbuhan ekonomi di 38 kabupaten/kota Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model (FEM) pada data tahun 2019-2023 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Jawa Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMK berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara IPM berpengaruh positif dan signifikan. Namun, TPAK tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan IPM berperan sebagai faktor kunci yang memoderasi hubungan tersebut. Kesimpulan penelitian ini mengonfirmasi Teori Pertumbuhan Endogen dan memberikan implikasi kebijakan penting bagi pemerintah daerah dalam merancang strategi pembangunan yang terintegrasi antara kebijakan upah, peningkatan kualitas SDM, dan penciptaan lapangan kerja yang produktif.
Unduhan
Referensi
Faruq, M. A. (2024). HATTA: Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi Volume 2 (1) Pengaruh Modal Manusia dan Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia. HATTAA: Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Ilmu Ekonomi, 1(April), 1–10.
Fleisher, B., Li, H., & Zhao, M. Q. (2010). Human capital, economic growth, and regional inequality in China. Journal of Development Economics, 92(2), 215–231. https://doi.org/10.1016/j.jdeveco.2009.01.010
Fontanari, C. (2024). The role of wages in triggering innovation and productivity: A dynamic exploration for European economies. Economic Modelling, 130. https://doi.org/10.1016/j.econmod.2023.106571
Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2009). Basic Econometric. In Introductory Econometrics: A Practical Approach.
Lucas, R. E. (2002). Lectures on Economic Growth. Harvard University Press. https://books.google.co.id/books/about/Lectures_on_Economic_Growth.html?id=--giwZy0FpkC&redir_esc=y
Magruder, J. . (2013). The Impact of Minimum Wage Increases on Indonesian Small and Medium Enterprises. World Bank Economic Review, 27, 278–310. https://doi.org/https://doi.org/10.1093/wber/lhs031
Palinescu, E. (2015). The impact of human capital on economic growth. Quality - Access to Success, 14(SUPPL. 1), 395–399. https://doi.org/10.1016/s2212-5671(15)00258-0
Rabbani, A. S., & Hasmarini, M. I. (2024). Analisis Pengaruh Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Indeks Pembangunan Manusia, Upah Minimum dan Jumlah UMKM terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Barat Tahun 2017-2021. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 7(5), 4537–4543. https://doi.org/10.54371/jiip.v7i5.4346
Romer, P. M. (1990). The problem of development: Aconference of the institute for the study of free enterprise systems. The Journal of Political Economy, 98(5), 71–102. https://web.stanford.edu/~klenow/Romer_1990.pdf
Suryahadi, A., Al Izzati, R., & Suryadarma, D. (2020). Estimating the Impact of Covid-19 on Poverty in Indonesia*. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 175–192. https://doi.org/10.1080/00074918.2020.1779390
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hanadia Zahra, Prayudi S. Prabowo

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Abstract views: 9
,
PDF Downloads: 15





