PENGEMBANGAN E-MODUL UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI DASAR TEKNIK PEMESINAN DI SMK SEMEN GRESIK

Penulis

  • Ahmad Reandy Saputra Universitas Negeri Surabaya

Kata Kunci:

E-modules, competencies, basics of machining engineering

Abstrak

Pembelajaran kerja bangku pada Jurusan Teknik Pemesinan SMK Semen Gresik selama ini masih didominasi metode ceramah dan demonstrasi satu arah, sehingga siswa cenderung pasif, kurang optimal dalam memahami teknik dasar, dan minim kesadaran terhadap prosedur Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) saat praktik. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kendala pembelajaran kerja bangku serta mengembangkan dan menguji efektivitas e-modul terhadap hasil belajar siswa pada kompetensi dasar teknik pemesinan. Pengembangan produk menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), sedangkan pengujian pengaruhnya terhadap hasil belajar menggunakan desain kuasi-eksperimen Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan 20 siswa kelas X Teknik Pemesinan, terbagi rata menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil validasi oleh ahli materi, media, dan bahasa menunjukkan skor 3,38 (84,44%), 3,62 (90,48%), dan 3,53 (88,19%), yang seluruhnya berada pada kategori sangat valid dan sangat layak. Uji coba menunjukkan bahwa kelompok kontrol memperoleh rata-rata 86,11 dengan ketuntasan 80%, sedangkan kelompok eksperimen memperoleh rata-rata 89,30 dengan ketuntasan 100%. Hasil Independent Sample T-Test menghasilkan nilai t-hitung 2,483 lebih besar dari t-tabel 2,101 dengan signifikansi 0,023 (p < 0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Temuan ini membuktikan bahwa penerapan e-modul kerja bangku berpengaruh signifikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan pembelajaran konvensional, sekaligus menegaskan bahwa e-modul ini layak direkomendasikan sebagai bahan ajar pendukung pembelajaran mandiri di SMK, khususnya untuk memperkuat pemahaman konsep dan kepatuhan terhadap K3 sebelum siswa melaksanakan praktik langsung di bengkel.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Afif, dkk. (2025). Pengembangan E-Modul Inventor dengan Model ADDIE pada Mata Pelajaran Gambar Teknik Manufaktur.

Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Fauzan. (2022). Desain Kurikulum dan Pembelajaran Abad 21. Jakarta: Prenadamedia Group.

Haidar, D. (2024). Apa itu Pendidikan Kejuruan/Vokasi. Diakses dari https://polteksci.ac.id/blog/apa-itu-pendidikan-kejuruan-vokasi/

Hamid, dkk. (2025). Pengembangan E-Modul Teknik Pemesinan Frais sebagai Media Pembelajaran untuk Peserta Didik SMK.

Harahap, O. F. M. (2022). Media Pembelajaran: Teori dan Perspektif Penggunaan Media Pembelajaran dalam Pembelajaran Bahasa Inggris. Pasaman Barat: CV Azka Pustaka.

Kanaf, Y. R., Foeh, J. E. H. J., & Manafe, H. A. (2023). Pengaruh Kesehatan Keselamatan Kerja (K3), Kompetensi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Kerja. Jurnal Ilmu Terapan, 4(6), 886–897.

Maydiantoro, A. (2019). Model-Model Penelitian Pengembangan (Research and Development). Jurnal Metode Penelitian, 10, 1–8.

Nabillah, T., & Abadi, A. P. (2019). Faktor Penyebab Rendahnya Hasil Belajar Siswa. Prosiding Sesiomadika, 659–663.

Riduwan. (2015). Dasar-dasar Statistik. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukoco, dkk. (2019). Kesiapan Kerja Lulusan Pendidikan Vokasi. Jurnal Pendidikan Vokasi.

Diterbitkan

2026-08-31

Terbitan

Bagian

Pendidikan Teknik Mesin
Abstract views: 28 , PDF Downloads: 23