KONFLIK BATIN TOKOH-TOKOH DALAM NOVEL ORANG-ORANG OETIMU KARYA FELIX K. NESI: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA KURT LEWIN

Authors

  • Khairunisa Syawalia Firzanah Universitas Negeri Surabaya
  • Kisyani Laksono Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk konflik mendekat-mendekat, konflik menjauh-menjauh, dan konflik mendekat-menjauh yang dialami tokoh dalam novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi dengan kajian psikologi sastra Kurt Lewin yaitu teori medan (field theory). Penelitian ini menggunakan pendekatan tekstual. Sumber data penelitian berupa narasi dan dialog yang memperlihatkan adanya konflik batin tokoh dalam novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui baca tulis dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi merepresentasikan adanya bentuk konflik menurut Kurt Lewin, yaitu konflik mendekat-mendekat, konflik menjauh-menjauh, dan konflik mendekat-menjauh. Konflik yang hadir tidak hanya dalam bentuk pilihan, tetapi juga dalam reaksi batin emosional yang bertentangan muncul bersamaan terhadap objek atau pengalaman yang sama seperti rasa ingin, keraguan, malu, bersalah, tertarik, jijik, dan takut. Dominasi konflik mendekat-menjauh memperlihatkan novel tersebut lebih cenderung menunjukkan pergulatan batin menjadi topik utama. Oleh karena itu, konflik batin dalam novel Orang-Orang Oetimu karya Felix K. Nesi lebih menekankan rasa kebimbangan emosional daripada pilihan yang ada. Dengan demikian, analisis konflik batin tokoh-tokoh menggunakan teori medan Kurt Lewin membantu menggambarkan dorongan psikologis tokoh lebih terstruktur.

Kata Kunci: Konflik batin, Kurt Lewin, Psikologi sastra

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-05-23

How to Cite

Khairunisa Syawalia Firzanah, & Kisyani Laksono. (2026). KONFLIK BATIN TOKOH-TOKOH DALAM NOVEL ORANG-ORANG OETIMU KARYA FELIX K. NESI: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA KURT LEWIN. Jurnal Sapala, 13(2), 69–80. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/77685
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0