KEMATIAN DALAM KUMPULAN CERPEN SENTIMENTALISME CALON MAYAT KARYA SONY KARSONO
Abstract
Penelitian ini bertujuan membedah representasi kematian dalam kumpulan cerpen Sentimentalisme Calon Mayat karya Sony Karsono melalui pendekatan fiksi tanatografi yang dirumuskan oleh Cornelia Ruhe (2024). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa delapan cerpen dalam kumpulan tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan serta teknik baca dan catat, yang kemudian dianalisis menggunakan metode hermeneutika untuk mengungkap nilai estetika, etika, dan logika di balik narasi. Temuan hasil penelitian ini berfokus pada karakteristik kematian dalam karya Karsono yang diklasifikasi menjadi tiga kategori, yakni: kematian alami (penyakit kronis dan penuaan), kematian tidak wajar (rekayasa kecelakaan), dan kematian akibat kekerasan (pembunuhan, bunuh diri, dan mutilasi). Selanjutnya, terdapat tiga dimensi keterlibatan subjek yang memicu kematian para tokoh yang terungkap pada penelitian ini. Pertama, pengaruh sosial-budaya sebagai refleksi kegagalan empati urban dan dampak budaya populer. Kedua, keterlibatan individu lain yang bersumber dari trauma relasi keluarga dan konflik kepentingan. Ketiga, kekuatan institusi dan struktur kekuasaan bermodalkan kekerasan sistematis untuk membungkam resistensi serta menghapus martabat kemanusiaan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kematian dalam kumpulan cerpen ini bukan sekadar fenomena biologis, melainkan konstruksi naratif yang berfungsi sebagai ruang memori bagi korban yang terlupakan. Melalui fiksi tanatografi, karya ini memberikan pengakuan terhadap kematian yang tidak diratapi sekaligus menjadi upaya preventif agar bentuk kekerasan struktural serupa tidak terulang kembali di masa depan.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 11
,
PDF Downloads: 3