REFLEKSI INNER CHILD DALAM LIRIK ALBUM ORIGINAL SOUNDTRACK ANIMASI JUMBO (2025): KAJIAN SEMIOTIKA MENURUT ROLAND BARTHES

Authors

  • Maria Helena Kristianti Wangge University of State Surabaya
  • Kisyani Laksono Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Kehidupan dewasa yang diespektasikan penuh kebebasan, pada kenyataannya justru dipenuhi dengan tekanan. Hal itu menjadikan seseorang mencari sisi inner child yang menenangkan. Animasi dapat dijadikan sebagai media visual yang dapat menyentuh sisi inner child. Salah satu animasinya ialah animasi Jumbo (2025). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui refleksi inner child dalam lirik album original soundtrack animasi Jumbo (2025) secara denotatif, konotatif, mitos menurut Roland Barthes. Metode penelitian yang diaplikasikan pada penelitian ini adalah kualitatif-deskriptif. Data penelitian berupa original soundtrack animasi Jumbo, yakni Selalu Ada di Nadimu–Prince Poetiray dan Quinn Salman, Kumpul Bocah–Maliq D’ Essentials, dan Dengar  Suara–Prince Poetiray dan Quinn Salman. Hasil penelitian yang didapatkan adalah, (1) Refleksi inner child  secara denotatif dari original soundtrack Selalu ada di Nadimu–Prince Poetiray dan Quinn Salman adalah kekhawatiran yang ditenangkan; (2) Kumpul Bocah–Maliq D’Essential adalah nostalgia; (3) Dengar Suara–Prince Poetiray dan Quinn Salman adalah perenungan untuk belajar bersyukur; (4) Refleksi inner child secara konotatif dalam original soundtrack Selalu Ada di Nadimu adalah memberi penghiburan melalui media nyanyian; (5) Kumpul Bocah–Maliq D’ Essentials adalah nostalgia pada masa anak-anak yang bebas berekspresi, bermain dan berimajinasi; (6) Dengar Suara–Maliq D’ Essentials adalah memberi pemahaman untuk mempelajari suara hati; (7) Refleksi inner child secara mitos dalam original soundtrack Selalu Ada di  Nadimu–Prince Poetiray dan Quinn Salman adalah penderitaan adalah fase normal; (8) Kumpul Bocah–Maliq D’Essentials adalah memperlihatkan kontradiksi kehidupan anak-anak dan orang dewasa; dan (9) Dengar  Suara–Prince Poetiray dan Quinn Salman adalah perenungan untuk belajar menjadi dewasa.

Kata Kunci: Refleksi, Inner Child, Animasi, Original Soundtrack, Semiotika Roland Barthes, Denotatif, Konotatif, Mitos

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

Wangge, M. H. K., & Laksono, K. L. (2026). REFLEKSI INNER CHILD DALAM LIRIK ALBUM ORIGINAL SOUNDTRACK ANIMASI JUMBO (2025): KAJIAN SEMIOTIKA MENURUT ROLAND BARTHES. Sapala Hata, 13(2), 199–207. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/78213
Abstract views: 1 , PDF Downloads: 0