Politik Seksual dan Perlawanan Perempuan dalam Novel Re: dan peRempuan Karya Maman Suherman (Kajian Feminisme Kate Millet)
Abstract
Penelitian ini bertujuan mengetahui bentuk-bentuk politik seksual yang dialami oleh tokoh-tokoh perempuan dalam novel, untuk mengetahui perlawanan dan pengaruh politik seksual terhadap kehidupan tokoh–tokoh perempuan dalam Novel Re: dan peRempuan. Novel ini diceritakan tentang tokoh tokoh-tokoh perempuan, terutama tokoh pertama Re yang mengalami praktik kekerasan seksual. Re dan tokoh-tokoh perempuan terpaksa hidup dengan stigma “pelacur‟ untuk menghidupi diri sesendiri dan keluarga mereka. Jenis penelitian yang digunakan merupakan pendekatan penelitian kualitatif deskriptif terhadap sebuah karya sastra novel. Sumber data yang digunakan dalam penelitan ini merupakan novel yang berjudul Re: dan peRempuan karya Maman Suherman dan data penelitian ini monolog, dialog, dan kumpulan kalimat dari narasi cerita. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini digunakan teknik simak dan catat. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini metode hermeneutika. Hasil penelitian ini ditemukan 1). Bentuk–bentuk politik seksual yang diperoleh tokoh-tokoh perempuan dari kekuasaan yang dimiliki laki–laki dalam empat konsep Feminisme Kate Millet yakni ideologis, ekonomi dan pendidikan, paksaan, dan psikologis. 2). Perlawanan perempuan yang dilakukan oleh tokoh–tokoh perempuan terutama tokoh utama Re: dan sang anak Melur dalam empat konsep feminisme Kate Millet yakni ideologis, kelas, paksaan, dan psikologis. 3). Pengaruh politik seksual terhadap kehidupan tokoh Re, karena hidup dengan stigma „pelacur‟ dalam tiga konsep feminisme Kate Millet yakni sosiologis, paksaan dan psikologis.
Kata Kunci: Feminisme Kate Millet, Politik Seksual, Budaya Patriarki, Novel Re: dan peRempuan
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 4
,
PDF Downloads: 7