KONFLIK BATIN TOKOH GITA DALAM NOVEL DIARY SANG KEMBANG MALAM KUJUAL TUBUHKU BUKAN JIWAKU KARYA AGUNG WEBE
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena konflik batin yang dialami tokoh Gita dalam novel Diary sang Kembang Malam Kujual Tubuhku Bukan Jiwaku karya Agung Webe. Novel ini mengisahkan seorang remaja Perempuan yang terpaksa menjadi pekerja seks komersial, sebuah fenomena sosial yang hingga kini masih banyak ditemukan dalam kehidupan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan bentuk konflik batin serta mekanisme pertahanan ego yang digunakan dalam menghadapi tekanan akibat konflik batin melalui teori psikoanalisis Sigmund Freud. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra. Data penelitian berupa kalimat dan dialog yang bersumber dari novel Diary Sang Kembang Malam Kujual Tubuhku Bukan Jiwaku karya Agung Webe diterbitkan pada 2012. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis konten melalui enam tahap unitizing, sampling, recording, reducing, inferring, dan narrating. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa terdapat konflik batin bentuk relasi ego-id, ego-superego, dan id-ego-superego dengan dominasi konflik ego-superego. Dominasi tersebut mengindikasikan bahwa tindakan ego dalam mempertimbangkan realitas sering kali bertentangan dengan nilai moral. Sementara itu, mekanisme pertahanan ego yang muncul meliputi rasionalisasi, pengalihan, dan reaksi formasi dengan rasionalisasi sebagai bentuk paling dominan sebagai upaya tokoh dalam membenarkan tindakan dan profesinya sebagai pekerja seks komersial.
Kata Kunci: Ego, Id, Konflik batin, Sigmund Freud, Superego
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 2
,
PDF Downloads: 1