KEKUASAAN DALAM NOVEL SURAT UNTUK JENAKA KARYA GIGREY: KAJIAN HEGEMONI ANTONIO GRAMSCI
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya bentuk kekuasaan. Fenomena ini ditunjukkan eksistensi kelas elit yang memaksa dan mendorong kelas subordinat untuk patuh dan tunduk. Bentuk kekuasaan yang halus dan berlapis sejalan dengan teori hegemoni Gramsci, yaitu kekuasaan yang dipertahankan melalui kesepakatan, kebiasaan, dan common sense. Dalam novel Surat untuk Jenaka karya Gigrey, Salah satu korban dari kelas elit adalah tokoh yang bernama Raden Ajeng Cantika atau Raden Ajeng. Raden Ajeng diceritakan dalam novel adalah seorang anak wedana.yang disukai oleh anak bupati, yang bernama Raden Panji. Bagi wedana perbedaan usia keduanya tidak menjadi penghalang. Hal tersebut terbukti ketika Raden Panji melamar Raden Ajeng. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk kekuasaan dalam novel Surat untuk Jenaka karya Gigrey. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang mengukur fenomena dalam sastra melalui pendekatan sosiologi sastra. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah melalui metode studi pustaka serta baca dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode hermeneutik kritis. Hasil penelitian ini dibagi menjadi empat temuan utama, yaitu 1) konsesus berupa persetujuan pasif dan politik kultural; 2) intelektual organik berupa paham hukum; 3) tanpa kekerasan berupa kontrol melalui ideologi, kontrol melalui norma, kontrol informal, dan kontrol melalui simbol; dan 4) aparatus berupa aparatus negara.
Kata Kunci: Antonio Gramsci, Hegemoni, Novel Surat untuk Jenaka, Sosiologi Sastra
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0