Relasi Masyarakat Sangihe dengan Alam dalam Gempuran Eksploitasi pada Novel Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut Karya Dian Purnomo (Kajian Ekokritik Greg Garrard)

Authors

  • Assa'idah Silva Amalia Universitas Negeri Surabaya
  • M. Rokib Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji dan mendeskripsikan representasi identitas masayarakat Sangihe melalui konsep indigeneity, relasi masyarakat Sangihe dengan alam melalui konsep earth dan pastoral, serta ancaman ekologis terhadap masyarakat Sangihe melalui konsep pollution dan apocalypse berdasarkan teori ekokritik yang dikemukakan oleh Greg Garrard. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif karena penelitian ini berfokus menganalisis dan menginterpretasi teks dalam karya sastra secara mendalam dan komprehensif. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan wacana ekokritik. Sumber data penelitian ini adalah novel Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut karya Dian Purnomo. Data penelitian berupa kutipan narasi, dialog, dan monolog yang mendukung pencapaian tujuan penelitian. Data dihimpun melalui dua teknik pengumpulan data, yaitu teknik studi pustaka dan teknik baca dan catat. Prosedur analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu reduksi data, klasifikasi dan pengodean data, interpretasi data, dan pengambilan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh enam data relevan dengan konsep indigeneity yang ditunjukkan melalui kearifan lokal dan identitas masyarakat Sangihe, perebutan tanah, dan upaya resistensi masyarakat Sangihe, 4 data relevan dengan konsep earth  ditunjukkan melalui kekuatan bumi, keterikatan ekologis masyarakat Sangihe terhadap alam, dan etika lingkungan, 6 data relevan dengan konsep pastoral yang diklasifikasikan menjadi pastoral elegi, idyl, dan utopia, 4 data relevan dengan konsep pollution yang diwujudkan melalui narasi perubahan alam, ketidakamanan dunia karena racun ada di mana-mana, dan gotikisasi polusi, serta 4 data relevan dengan konsep apocalypse yang ditunjukkan melalui penggambaran bencana sebagai peringatan terjadinya krisis ekologis, bayangan masa depan Sangihe sebagai ruang kehancuran, serta ancaman musnahnya peradaban Sangihe.

Kata Kunci: Indigeneity, relasi manusia dan alam, ancaman ekologis, ekokritik, Greg Garrard.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-07-31

How to Cite

Amalia, A. S., & Rokib, M. (2026). Relasi Masyarakat Sangihe dengan Alam dalam Gempuran Eksploitasi pada Novel Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut Karya Dian Purnomo (Kajian Ekokritik Greg Garrard). Sapala Hata, 13(2), 486–498. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/79883
Abstract views: 14 , PDF Downloads: 14