KEKERASAN SEKSUAL DALAM TEKS FILM PEREMPUAN BERKELAMIN DARAH KARYA JEREMIAS NYANGOEN: PERSPEKTIF CATHARINE MACKINNON

Authors

  • Angelina Regina Wawo Universitas Negeri Surabaya
  • Ririe Rengganis Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kekerasan seksual yang didasarkan pada empat konsep Catharine A. MacKinnon, yaitu kekerasan seksual sebagai instrumen politik, perempuan sebagai objek dominasi, peran institusi, dan legitimasi hukum. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan mimetik untuk mengungkap representasi realitas sosial dalam film Perempuan Berkelamin Darah (2024) karya Jeremias Nyangoen. Sumber data yang digunakan adalah potongan adegan, dialog, dan unsur visual dalam film yang divalidasi dengan data mimetik dari artikel berita terkait kasus kekerasan di NTT. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat. Berdasarkan hasil penelitian ditunjukkan bahwa 1) kekerasan seksual merupakan instrumen politik patriarki yang melanggengkan dominasi laki-laki melalui penghancuran fisik, eksploitasi adat, dan legitimasi hukum yang bias maskulin, di mana institusi sosial terbukti tidak netral karena lebih mengutamakan aset material laki-laki daripada trauma korban serta gagal mengawasi residivis. 2) bentuk kekerasan seksual yang terbagi menjadi kategori sadar melalui mutilasi, pemerkosaan berulang, pelecehan publik, dan pemerasan sebagai alat pembungkaman; serta kategori tidak sadar yang langgeng melalui mekanisme struktural berupa victim blaming, normalisasi kekerasan, dan praktik pembiaran secara sistemik.

Kata Kunci: Kekerasan Seksual, Perempuan Berkelamin Darah, Catharine MacKinnon, Feminisme, dan Mimetik.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-08-05

How to Cite

Wawo, A. R., & Rengganis, R. (2026). KEKERASAN SEKSUAL DALAM TEKS FILM PEREMPUAN BERKELAMIN DARAH KARYA JEREMIAS NYANGOEN: PERSPEKTIF CATHARINE MACKINNON. Sapala Hata, 13(2), 472–485. Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-sapala/article/view/80467
Abstract views: 28 , PDF Downloads: 16