Konjungsi sebagai Penanda Kohesi Gramatikal dalam Novel《活着》Huózhe (To Live) Karya Yu Hua
Keywords:
Konjungsi, Penanda Kohesi, Kohesi Gramatikal, Novel《活着》HuózheAbstract
Kohesi adalah keterkaitan antarbagian dalam teks yang membentuk kesatuan dan keterpaduan makna yang ditunjukkan melalui unsur tata bahasa dan pilihan kata. Kohesi merupakan aspek penting dalam membangun keterpaduan makna dalam teks, seperti novel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan fungsi konjungsi sebagai penanda kohesi gramatikal dalam novel《活着》huózhe (To Live) karya Yu Hua. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kohesi gramatikal dalam membangun keterpaduan wacana, khususnya dalam teks naratif berbahasa Mandarin. Konjungsi sebagai salah satu unsur kohesi gramatikal yang memiliki peran penting dalam menghubungkan antarklausa dan antarperistiwa, sehingga berkontribusi terhadap kejelasan hubungan makna dalam wacana. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini berupa teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC) dan teknik catat. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan interpretasi data, deskripsi hasil analisis, dan penarikan kesimpulan hasil analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat bentuk konjungsi dalam novel《活着》huózhe (To Live) karya Yu Hua yaitu konjungsi aditif seperti还有/háiyǒu/(dan juga),也/yě/(juga);konjungsi adversatif seperti可是/kěshì/(namun), 其实/qíshí/(sebenarnya);konjungsi kausal seperti所以/suǒyǐ/(jadi), 因为/yīnwèi/(karena); konjungsi temporal seperti随后/suíhòu/(setelah itu), 然后/ránhòu/(kemudian). Sementara itu, fungsi konjungsi yang ditemukan yaitu fungsi penambahan (aditif), fungsi pertentangan (adversatif), fungsi sebab-akibat (kausal), dan fungsi hubungan waktu (temporal).
Downloads
References
Halliday, M. A. K., & Hasan, R. (1976). Cohesion in English (English Language Series). London: Logman Group Limited.
Hu, Z. (2017). 《语言学教程》(第五版). Beijing: Universitas Peking.
Mahsun, M. S. (2017). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode dan Tekniknya. Depok: Raja Grafindo Persada.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Purba, K. (2023). Penelitian dan Pengembangan. Bandung:Yrama.
Rusminto N. E. (2015). Analisis Wacana Kajian Teoritis dan Praktis. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Saputro, A. A., & Sevira, E. R. (2020). Analisis Kohesi Gramatikal Konjungsi dalam Wacana Novel "Ayah" Karya Andrea Hirata. Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 2(1), 75. https://doi.org/10.29300/disastra.v2i1.2536
Sari, N. P. (2020). Unsur Intrinsik dan Kohesi Gramatikal Referensi (Pengacuan) Perbandingan dalam Cerpen “Corek Mores” I G.G. Djelantik Santha. Jurnal Pendidikan Bahasa Bali Undiksha, 7(2), 51. https://doi.org/10.23887/jpbb.v7i2.28079
Subandi, S., Damayanti, D. A., Masrur, M. F., Arista, C., & Adimas, Y. B. (2022). Keterpaduan Gagasan pada Teks Wacana Narativ (Analisis Teks Wacana Narativ Berbahasa Mandarin). Paramasastra, 9(1), 53–69. https://doi.org/10.26740/paramasastra.v9n1.p53-69
Wiyanti, E. (2016). Kajian Kohesi Gramatikal Substitusi dan Elipsis dalam Novel “Laskar Pelangi” Karya Andrea Hirata. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 16(2), 188. https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v16i2.4481
Zaim, M. (2014). Metode Penelitian Bahasa: Pendekatan Struktural. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya.
余,华. (2014). 活着(To Alive). Beijing Publishing Group Corporation.
卢,盼盼 & 杨,凤. (2022). Cohesion and Coherence in the Language of Talk Show—Taking Jinxing Show as an Example. Modern Linguistics, 10(10), 2144–2149. https://doi.org/10.12677/ml.2022.1010289
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0