Analisis Prinsip Kesopanan Pada Tuturan Tokoh Dalam Drama Tiongkok Blossom《九重紫》 Jiu Chong Zi
Keywords:
Prinsip Kesopanan, Fungsi Prinsip Kesopanan, Drama TiongkokAbstract
Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan interaksi dengan orang lain yang dapat terwujud melalui proses komunikasi. Dalam proses tersebut, bahasa berperan sebagai sarana untuk menyampaikan gagasan, perasaan, dan keinginan. Namun, keberhasilan komunikasi tidak hanya ditentukan oleh kejelasan isi pesan, tetapi juga oleh kemampuan penutur dalam menyesuaikan tuturan dengan konteks serta memperhatikan kesopanan berbahasa. Penerapan kesopanan dalam berbahasa menjadi aspek penting dalam menjaga keharmonisan komunikasi. Dalam konteks budaya Tiongkok, penggunaan bahasa dipengaruhi oleh latar sosial dan budaya yang melatarbelakangi interaksi. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji penerapan prinsip kesopanan dalam konteks sosial budaya masyarakat Tiongkok pada masa lampau, salah satunya dalam drama Tiongkok Blossom《九重紫》Jiǔ Chóng Zǐ. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi prinsip kesopanan dalam tuturan para tokoh dalam drama tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif serta teknik pengumpulan data berupa teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 109 tuturan yang mengandung prinsip kesopanan berdasarkan teori Leech yang terdiri atas maksim kebijaksanaan 20 data, kemurahan hati 23 data, pujian 27 data, kerendahan hati 8 data, kesetujuan 15 data, dan simpati 16 data, dengan maksim pujian sebagai maksim yang paling banyak ditemukan. Selain itu, ditemukan empat fungsi prinsip kesopanan berdasarkan teori Halliday, yaitu fungsi instrumental 15 data, regulatif 12 data, personal 40 data, dan interaksional 42 data, dengan fungsi interaksional sebagai fungsi yang paling banyak ditemukan.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0