Strategi Kesantunan Youtuber “Yenny Di China” Sebagai Penjual Makanan Khas Indonesia dan Penutur Bahasa Mandarin: Kajian Pragmatik
Keywords:
Strategi, Kesantunan, Youtuber, Yenny di China, Bahasa Mandarin Sebagai Bahasa Kedua, YoutubeAbstract
Perkembangan media digital dan globalisasi memungkinkan terjadinya interaksi lintas budaya yang intens, termasuk dalam konteks transaksi jual beli. Bagi penutur bahasa Mandarin sebagai bahasa kedua, kemampuan menggunakan kesantunan berbahasa menjadi krusial untuk membangun komunikasi yang efektif. Yenny di China, seorang Youtuber warga negara Indonesia yang menjual makanan khas, mewakili konteks di mana bahasa kedua digunakan dalam situasi bisnis yang nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kesantunan berbahasa yang digunakan oleh seorang warga negara Indonesia yang berinteraksi menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa keduanya dalam konteks transaksi jual beli. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi. Teknik ini mencakup perekaman, pencatatan, pengambilan gambar, serta wawancara yang dikhususkan pada video berjudul “Mulai Jualan Makanan Indonesia di China, Ternyata Sudah Banyak Pelanggan yang Kangen Masakanku”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penutur memanfaatkan berbagai bentuk strategi kesantunan, seperti kesantunan positif dan kesantunan langsung. Penggunaan strategi-strategi tersebut dilandasi oleh berbagai motivasi komunikatif yang berkaitan dengan kejelasan informasi, efektivitas transaksi, serta upaya untuk membangun citra diri positif dan citra positif terhadap orang lain. Berdasarkan hasil analisis data, penerapan strategi ini menunjukkan adaptasi penutur dalam menyeimbangkan kebutuhan transaksional untuk kejelasan informasi dan kebutuhan interaksional untuk membangun kedekatan hubungan dalam komunikasi lintas budaya.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 13
,
PDF Downloads: 14