Representasi Penggunaan Bahasa Isyarat Tiongkok Dalam Film 《听说》Karya Cheng Fen-Fen

Authors

  • Nailil Furhatin Maulidah Universitas Negeri Surabaya
  • Iffa Mar’atus Shohibul Birri Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Bahasa isyarat Tiongkok, Representasi, Film Hear Me

Abstract

Berdasarkan teori struktur bahasa isyarat William Stokoe dan teori representasi Stuart Hall, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk, makna, dan fungsi penggunaan bahasa isyarat Tiongkok dalam film Hear Me karya Cheng Fen Fen. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik penyimakan, pencatatan, pengodean data, serta dokumentasi berupa tangkapan layar pada adegan yang mengandung bahasa isyarat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa isyarat Tiongkok dalam film tersebut disampaikan melalui gerakan tangan, arah gerak, posisi tubuh, dan ekspresi wajah yang membentuk makna tertentu. Berdasarkan teori William Stokoe, bahasa isyarat dalam film memiliki struktur komunikasi yang teratur dan dapat dipahami sebagaimana bahasa lisan. Sementara itu, berdasarkan teori Stuart Hall, penggunaan bahasa isyarat dalam film merepresentasikan kehidupan sosial, hubungan emosional, serta identitas tokoh tuli dalam kehidupan sehari-hari. Di sisi lain, ditemukan beberapa fungsi bahasa, yaitu fungsi representatif, direktif, ekspresif, dan fatis yang digunakan dalam berbagai situasi komunikasi antar tokoh. Penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa isyarat Tiongkok dalam film Hear me tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi nonverbal, tetapi juga sebagai representasi hubungan sosial dan emosional para tokohnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Assa, M. C. (2021).Aplikasi Interaktif Belajar Bahasa Isyarat Indonesia. https://doi.org/10.35793/jtek.v10i2.32405

Hall, S. (1997). Representation: Cultural representations and signifying practices. Sage Publications.

https://doi.org/10.35793/jtek.v10i2.32405

Jo,C. (2023). Overview of Chinese Sign Language. Chinese Language and Literature, 2(5). https://doi.org/10.57237/j.cll.2023.05.002

Rahmah, F. N. (2018). Problematika Anak Tunarungu dan Cara Mengatasinya.Quality,6(1),1.

https://doi.org/10.21043/quality.v6i1.5744

Stokoe, W. C. (1960). Sign language structure: An outline of the visual communication systems of the American deaf (Studies in Linguistics: Occasional Papers No. 8). University of Buffalo.

Suci, R. (2025:32). Analisis Teknik Pengambilan Gambar Sinematografi Dalam Film 20th Century Girl. https://repository.uin-suska.ac.id/85642/

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta Wahyuningsih, S. (2019).Memahami Representasi Pesan-Pesan Dakwah dalam Film Melalui

Analisis Semiotik (hal. 6). Wikipedia. (2026). Chinese Sign Language.

Wu, L., & Li, H. (2012). Time–Space Metaphors in Chinese Sign Language. Chinese Journal

of Special Education, 12, 25–29.

Zhang, Y., & Jiang, X. (2024). Recent Advances on Deep Learning for Sign Language Recognition. Computer Modeling in Engineering & Sciences, 139(3), 2399– 2450. https://doi.org/10.32604/cmes.2023.044367

Downloads

Published

2026-07-05

How to Cite

Maulidah, N. F., & Birri, I. M. S. (2026). Representasi Penggunaan Bahasa Isyarat Tiongkok Dalam Film 《听说》Karya Cheng Fen-Fen. Jurnal Bahasa Mandarin, 11(1). Retrieved from https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/manadarin/article/view/80500
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0