ANALISA DAMPAK PENGGUNAAN GADGET PADA KEMAMPUAN BERBICARA ANAK

  • RINDRIATI MAY PRAMITASARI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

Abstract

Gagdet merupakan media teknologi yang marak digunakan oleh setiap manusia. Selain orang dewasa, kini anak-anak sudah mulai banyak yang menggunakan gadget setiap harinya. Penggunaan gadget tidak hanya sebagai media untuk alat komunikasi antara orang tua dengan anak, tetapi lebih kepada media untuk bermain anak. Setiap harinya anak bermain gadget dengan intensitas waktu yang tinggi, yaitu 3-4 jam. Penelitian kualitatif studi kasus ini dilatarbelakangi oleh salah satu aspek perkembangan anak yang perlu di stimulasi yaitu perkembangan bahasa kemampuan berbicara. Kemampuan berbicara adalah suatu kemampuan berupa bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengungkapkan gagasan dan perasaan. Dalam penelitian ini berfokus pada dampak penggunaan gadget pada kemampuan berbicara anak usia 4-5 tahun. Karena peneliti memiliki tujuan untuk mengetahui dampak penggunaan gadget pada kemampuan berbicara anak. Kemampuan berbicara pada sangat berpengaruh pada interaksi sosial anak dengan lingkungan sekitar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan gadget dengan intensitas waktu yang tinggi serta tanpa pengawasan dari orang di sekitar dapat menimbulkan dampak yang negatif bagi perkembangan kemampuan anak. Ketika anak diperbolehkan menggunakan gadget pada saat di rumah orang tua atau orang di sekitar anak harus mengawasi dan memberikan batasan waktu untuk anak menggunakan gadget, jika anak dibebaskan untuk menggunakan gadget hingga puas maka dapat mengakibatkan anak tidak bisa lepas dari gadget.

Published
2021-01-19
Section
Articles