Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini 3-4 Tahun Melalui Kegiatan Bermain Balok Kelas Mawar Kelompok Bermain Tunas Harapan 1 Kabupaten Madiun

Authors

  • ERLINA FITRIANI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
  • Afifah Rahmaningrum Rahmaningrum
  • Muhammad Naufal Fairuzillah Fairuzillah
  • Nurhenti Dorlita Simatupang Simatupang

Keywords:

motorik halus, anak usia dini, bermain balok

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 3–4 tahun melalui kegiatan bermain balok di Kelas Mawar, Kelompok Bermain Tunas Harapan 1, Kabupaten Madiun. Latar belakang penelitian didasarkan pada hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa sebagian anak masih mengalami kesulitan dalam aktivitas yang memerlukan koordinasi mata dan tangan, seperti memegang alat tulis, menyusun balok, dan melakukan kegiatan yang melibatkan keterampilan jari. Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang menyenangkan, sistematis, dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan desain Classroom Action Research yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak usia 3–4 tahun dengan fokus pengembangan pada koordinasi mata-tangan, ketepatan gerak jari, serta kemampuan menyusun dan mengombinasikan objek. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap aktivitas anak, dokumentasi proses pembelajaran, serta lembar penilaian perkembangan yang digunakan untuk mengukur peningkatan kemampuan motorik halus pada setiap siklus tindakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan bermain balok mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak secara bertahap. Pada siklus pertama, anak mulai menunjukkan peningkatan dalam kemampuan memegang dan menyusun balok, meskipun sebagian masih memerlukan bimbingan guru. Setelah dilakukan perbaikan pembelajaran pada siklus kedua melalui demonstrasi yang lebih jelas, bimbingan individual, serta variasi bentuk susunan balok, terjadi peningkatan yang lebih signifikan. Anak menjadi lebih aktif, fokus, dan terampil dalam mengoordinasikan gerakan tangan dan mata saat melakukan kegiatan.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-03-11

Issue

Section

Articles
Abstract views: 9 , PDF Downloads: 17