Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Finger Painting Pada Anak Kelompok B di TK Ath Thohiriyah, Kec. Sawahan Kota Surabaya
Abstract
Penelitian ini berawal dari rendahnya keterampilan motorik halus anak-anak Kelompok B di TK Ath Thohiriyah yang terletak di Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya. Hal ini terlihat dari kurangnya koordinasi antara mata dan tangan, kurangnya kelenturan jari, serta minimnya kemandirian anak dalam melakukan kegiatan yang memerlukan keterampilan tangan. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengamati aktivitas guru dan anak, serta melihat peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan Finger Painting. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari beberapa tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak Kelompok B di TK Ath Thohiriyah, dengan jumlah sekitar 14 anak. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan indikator keberhasilan minimal 75% anak bisa mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) atau Berkembang Sangat Baik (BSB). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan Finger Painting dapat meningkatkan aktivitas guru serta anak selama proses pembelajaran. Anak-anak menjadi lebih aktif, bersemangat, dan lebih terlibat dalam kegiatan yang dilakukan. Selain itu, terdapat peningkatan signifikan dalam kemampuan motorik halus anak dari tahap pra tindakan, lalu siklus I, dan siklus II, sampai mencapai ketuntasan klasikal lebih dari 75%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kegiatan Finger Painting sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak-anak Kelompok B di TK Ath Thohiriyah Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya.
Downloads
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 1