Pengaruh Kegiatan Tari Tokecang terhadap Kemandirian Anak Kelompok B di TK Dharma Wanita Ngampelsari

Authors

  • Desy Fitriyana Universitas Negeri Surabaya
  • Rachma Hasibuan Universitas Negeri Surabaya
  • Sri Setyowati Universitas Negeri Surabaya
  • Melia Dwi Widayanti Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Kemandirian merupakan salah satu aspek perkembangan yang penting dikembangkan pada anak usia dini melalui kegiatan pembelajaran yang bermakna. Salah satu kegiatan yang dapat digunakan untuk menstimulasi kemandirian adalah Tari Tokecang karena melibatkan gerak, kerja sama, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan Tari Tokecang terhadap kemandirian anak usia 5–6 tahun di TK Dharma Wanita Ngampelsari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis pre-eksperimental dan desain one-group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 11 anak kelompok B usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui lembar observasi dan dianalisis menggunakan uji Shapiro-Wilk, Wilcoxon Signed Rank, dan N-Gain dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Tari Tokecang mampu meningkatkan kemandirian anak. Hasil uji Wilcoxon memperoleh nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,003 (<0,05), sedangkan uji N-Gain menunjukkan nilai rata-rata sebesar 0,6183 atau 61,83% dengan kategori cukup efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan Tari Tokecang memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan kemandirian anak usia 5–6 tahun di TK Dharma Wanita Ngampelsari.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2026-07-21

Issue

Section

Articles
Abstract views: 47 , PDF Downloads: 19