Pemanfaatan Aspal Daur Ulang Pada Pembuatan Perkerasan Semi Kaku Komposit

Penulis

  • Arga Wibowo Universitas Negeri Surabaya
  • Yogie Risdianto Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/rekats.v14n02.p48-53

Kata Kunci:

Reclaimed Asphalt Pavement, perkerasan semi kaku, stabilitas, permeabilitas, Marshall Quotient

Abstrak

Kondisi perkerasan jalan di Indonesia menghadapi tantangan besar akibat beban lalu lintas yang tinggi, menyebabkan kerusakan dini seperti retak dan deformasi. Untuk mengatasi permasalahan ini, teknologi Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) dipertimbangkan sebagai solusi ramah lingkungan dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan RAP terhadap karakteristik campuran perkerasan semi kaku komposit, yang menggabungkan keunggulan perkerasan lentur dan kaku melalui metode grouted macadam. Penelitian dilakukan secara eksperimental di laboratorium, dengan pengujian parameter Marshall seperti stabilitas, flow, kepadatan, Marshall Quotient (MQ), serta permeabilitas. Komposisi campuran RAP divariasikan sebesar 0% hingga 25% dan diisi dengan pasta semen menggunakan gradasi terbuka berdasarkan standar AAPA (2004). Teori yang diterapkan mencakup prinsip desain perkerasan semi kaku komposit serta konsep permeabilitas dan stabilitas material campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai stabilitas maksimum (1.004,43 kg), nilai flow dalam batas optimum (2,3 mm), nilai kepadatan maksimum (2,16 gr/cm³), serta MQ yang tinggi (803,55 kg/mm). Permeabilitas cenderung menurun seiring peningkatan RAP, namun masih berada dalam rentang yang dapat diterima untuk grouted asphalt. Kesimpulannya, penggunaan RAP dalam campuran perkerasan semi kaku komposit efektif meningkatkan stabilitas dan MQ, serta berpotensi diterapkan sebagai lapisan permukaan jalan yang berkualitas dan berkelanjutan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Abdurrohim, S., Setyawan, A., & Suryoto, B. (2017). Pembuatan Job Mix Formula untuk Porus Aspal dan Evaluasi Campuran dari Penerapan pada Jalan Lingkungan.

Bina Marga. (2018). Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Anita Rahmawati & Ridwan Nur Hidayat. (2018). Kinerja Campuran Aspal Porus yang Dimodifikasi dengan Lateks, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Fardzanela Suwarto, Bagus H, Setiadji dan Suproyono. (2018). Pengaruh Penambahan dan Perlakuan Penyiapan Reclaimed Asphalt Pavement (RAP) Terhadap Karakteristik, Universitas Diponegoro.

. Ayu Deanita Putri & Yogie Risdianto. (2019). Pemakaian Limbah Aspal sebagai Substitusi Agregat pada Campuran Aspal Porus, Universitas Negeri Surabaya.

Jiupeng Zhang, Jun Cai, Jianzhong Pei, Rui Li, Xiangfeng Chen. (2016). Formulation and Performance Comparison of Grouting Material for Semi-Flexible Pavement.

Putri E & Andilla M. (2017). Pemanfaatan Material Reclaimend Asphalt Pavement (RAP) Sebagai Bahan Campuran Untuk Lapisan Asphalt Pavement Concrete Wearing Course (ACWC), Dalam Universitas Andalas, Padang, Jurusan Teknik Sipil Unand

Rizky Ameli Lay & Yogie Risdianto. (2024). Perencanaan Campuran Perkerasan Semi Lentur (Semi Flexible Pavement).

Diterbitkan

2026-04-01

Terbitan

Bagian

Articles
Abstract views: 5 , PDF Downloads: 0