ANALISIS DAMPAK ABRASI PANTAI TERHADAP LINGKUNGAN SOSIAL DI KECAMATAN BANCAR KABUPATEN TUBAN

ANALYSIS OF THE IMPACT OF COASTAL ABRASION ON THE SOCIAL ENVIRONMENT IN BANCAR SUBDISTRICT TUBAN

  • Andrean Ervianto Unesa
  • Bambang Hariyanto Unesa

Abstract

Abrasi yang terjadi di kawasan pesisir Kecamatan Bancar menjadi ancaman bagi kehidupan di wilayah tersebut sehingga perlu riset untuk menentukan langkah kebijakan yang sesuai. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan 1) Penyebab abrasi. 2) Dampak lingkungan sosial 3) Dampak ekonomi, 4) Dampak budaya dan 5) dinamika kependudukan yang  terjadi di Kecamatan Bancar.

Penelitian ini menggunakan studi literatur dengan menelaah beberapa jurnal terkait abrasi. Jenis penelitian yang dilakukan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dipakai dalam penelitian ini dengan melihat kondisi alamiah. Analisis laju abrasi di pesisir Kecamatan Bancar menggunakan metode tumpang susun atau overlay dengan citra satelit landsat dari tahun 1984 dan 2019. Data sekunder dari BPS seperti jumlah penduduk laki-laki dan perempuan untuk di analisis dampak sosial, budaya, ekonomi dan dinamika kependudukan dari terjadinya abrasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Penyebab abrasi ada beberapa faktor seperti menurunya permukaan tanah, perubahan iklim global, minimnya tanaman penghambat laju abrasi, kerusakan akibat ulah manusia dan kerusakan dari hidrodinamika gelombang. 2) Dampak lingkungan sosial dari laju abrasi yang  tinggi di beberapa desa di Kecamatan Bancar yang mengakibatkan tempat tinggal rusak, maka ada beberapa warga yang harus direlokasi. 3) Dampak ekonomi banyak bergeser mata pencarihanya dari pertanian dan nelayan ke sektor  jasa di sekitar pelabuhan ikan bulu, sebagai  pusat perekonomian baru masyarakat. 4) Dampak budaya tidak banyak merubah tradisi yang sudah dijalankan sejak lama, seperti sedekah laut setiap tahunya masih dilakukan setiap tahunya 5) Dinamika kependudukan di Kecamatan Bancar tahun 2016-2017 mengalami penurun jumlah penduduk dari 61.413 jiwa dengan komposisi 30.644 jiwa laki-laki dan 30.769 perempuan pada tahun 2016 menjadi 60.377 jiwa dengan komposisi 30.194 laki-laki dan 30.183 perempuan di tahun 2017

Kata Kunci: abrasi, dampak, lingkungan sosial

  

Published
2021-04-12